Polsek Beo dan TNI Padamkan Karthutlah di Desa Bantik

  • 15 Sep 2026 21:22 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Personel Polsek Beo bersama anggota TNI bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area perkebunan Nungin, Desa Bantik, Kecamatan Beo. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 15 September 2026, sekitar pukul 13.00 WITA.

Api pertama kali diketahui oleh saksi Nicodemus Deni Alusinsing pada pukul 11.40 WITA saat memaras rumput di kebunnya. Nicodemus melihat asap berjarak sekitar 50 meter dan mendapati saksi Jonni Londa sedang berusaha memadamkan api yang bersumber dari kebun milik Jonni.

Karena tiupan angin yang kencang dan keterbatasan fisik Jonni yang berusia 62 tahun, kobaran api dengan cepat membesar serta merambat ke area perkebunan lain milik Jakson Guna, Alereta Paparang, dan Chi Hin Latjandu.

Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Beo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Beo mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan lokalisasi dan pemadaman. Berkat kerja sama solid antara personel Polsek Beo dan TNI, api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 17.40 WITA.

Insiden ini membakar lahan seluas sekitar enam hektare, namun dipastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiel berharga lainnya. Seluruh rangkaian penanganan karhutla berakhir dalam keadaan aman dan terkendali. Penyebab pasti munculnya titik api masih dalam penyelidikan, dengan dugaan sementara akibat kelalaian kelola api atau buangan puntung rokok.

Kapolsek Beo, IPDA Eiffel K. Limporo, S.H., mengimbau seluruh masyarakat dan pemilik lahan agar lebih waspada serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

"Kami mengimbau kepada warga untuk tidak membakar lahan secara sembarangan maupun membuang puntung rokok yang masih menyala, terlebih saat cuaca panas dan angin kencang seperti sekarang karena api sangat cepat merambat," tegas IPDA Eiffel Limporo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....