Hashim Djojohadikusumo Wadahi Anak Muda Indonesia, Sentuh Korban Bencana

  • 13 Sep 2026 22:24 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Jakarta — Kepedulian terhadap masa depan generasi muda dan aksi kemanusiaan terus menjadi perhatian utama Hashim Djojohadikusumo. Melalui perannya sebagai Pembina Generasi Anak Muda Pembaharuan (GEMPAR) Indonesia, Utusan Khusus Presiden RI sekaligus pengusaha dan politikus ternama ini menahbiskan wadah tersebut untuk menghimpun, membina, serta mempersiapkan kepemimpinan pemuda agar berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Komitmen pimpinan dan pembina tersebut diwujudkan secara nyata oleh jajaran kepengurusan dan anggota GEMPAR Indonesia di lapangan.

"Generasi muda adalah fondasi utama masa depan bangsa. Melalui GEMPAR Indonesia, kami tidak hanya ingin menempa calon-calon pemimpin yang tangguh dan kritis, tetapi juga membentuk anak-anak muda yang memiliki empati tinggi serta kepedulian nyata terhadap masyarakat. Ketika bangsa menghadapi ujian atau musibah, pemuda harus hadir di garis depan untuk merangkul dan membantu sesama. Inilah wujud konkrit kontribusi pemuda dalam pembangunan Indonesia," katanya

Anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut bersama Ketua Umum GEMPAR Indonesia Yohanes Harry Douglas Sirait memimpin aksi kepedulian sosial berupa doa bersama untuk para korban bencana alam di berbagai wilayah Tanah Air.

Kegiatan yang digagas Hillary selaku ketua panitia ini dihadiri puluhan anak muda dari beragam latar belakang, mulai dari krayon konten, influencer, pengusaha muda, hingga politikus. Unsur pemuda ini menyatukan empati bagi masyarakat terdampak musibah, mulai dari gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga erupsi Gunung Anak Krakatau dan Gunung Awu.

"Doa bersama ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus harapan agar mereka yang terdampak bencana menerima perlindungan dan ketabahan," ujar Hillary, Jumat 11 September 2026.

Menurutnya, perhatian terhadap korban bencana bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.

Tidak berhenti pada aksi tanggap bencana, pembinaan karakter dan nilai kepedulian sosial dalam wadah GEMPAR Indonesia juga diarahkan menuju momen keagamaan nasional. Perayaan Natal Nasional 2026 mendatang dirancang menjadi momentum penting bagi GEMPAR Indonesia untuk mempererat tali silaturahmi serta solidaritas antarsesama.

"Perayaan Natal Nasional 2026 menjadi momentum saling berbagi dan menunjukkan rasa empati kepada sesama," tegas Hillary.

Lewat arahan serta pembinaan figur strategis seperti Hashim Djojohadikusumo, GEMPAR Indonesia terus menggembleng anak muda agar tidak hanya unggul secara kepemimpinan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap dinamika bangsa.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....