Peran Strategis RRI : Dari Sejarah hingga Transformasi Digital
- 11 Sep 2026 19:50 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud — Awak media di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, menyoroti peran krusial Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) dalam mengawal perjalanan bangsa. RRI dinilai tidak hanya memiliki rekam jejak sejarah yang kuat dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan nasional, tetapi juga tetap relevan sebagai benteng informasi di wilayah perbatasan NKRI.
Wartawan senior di Talaud, Evan Taarae, menegaskan bahwa kehadiran RRI di garis terdepan kepulauan nusantara berhasil menjawab kebutuhan hakiki masyarakat akan akses informasi. Menurutnya, RRI hadir membawa tiga pilar utama pelayanan publik: menyajikan berita paling mutakhir, memberikan edukasi berbobot, serta menghadirkan hiburan yang sehat bagi warga perbatasan.
"RRI bukan sekadar media massa biasa, melainkan jembatan informasi yang menghubungkan masyarakat perbatasan dengan pusat pemerintah dan daerah lain di Indonesia. Di tengah derasnya arus informasi global, kehadiran RRI di perbatasan sangat vital untuk menjaga dinamika publik agar tetap mendapatkan berita yang terverifikasi, edukatif, dan menghibur," ujar Evan Taarae.
Evan juga mengapresiasi keaktifan RRI yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, langkah RRI melakukan transformasi multiplatform—tidak hanya mengandalkan siaran frekuensi radio (AM/FM), tetapi juga merambah aplikasi digital RRI News, portal berita online, dan media sosial—menjadi bukti komitmen RRI untuk tidak tertinggal oleh zaman.
Penguatan peran RRI ini bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RRI yang diperingati pada Jumat, 11 September 2026. Mengusung tema "Suara Indonesia, Berdaulat, Adil, dan Makmur", keberadaan RRI di wilayah terluar seperti Talaud diharapkan semakin memperkokoh kedaulatan informasi nasional.
Evan menambahkan, tantangan media di era digital semakin kompleks. Oleh karena itu, RRI diharapkan dapat terus konsisten menggemakan nilai-nilai keindonesiaan, merawat keragaman kebhinekaan, dan memperkuat semangat persatuan bangsa dari pinggiran nusantara.
"Di usia ke-81 ini, harapan kami sebagai insan pers di daerah perbatasan adalah melihat RRI terus menjadi suar kebangsaan. RRI harus tetap berdaulat menyuarakan kepentingan rakyat, adil dalam menyajikan informasi, serta berkontribusi mendorong masyarakat yang makmur lewat edukasi yang disampaikan," kata Evan.
Melalui transformasi digital yang inklusif dan jangkauan siaran yang luas hingga ke pulau-pulau terluar, RRI membuktikan komitmennya untuk terus mengabdi sebagai wadah pemersatu bangsa dan benteng kedaulatan informasi Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....