Kebakaran Lahan Dua Hektar di Perkebunan Sungeraa Kecamatan Essang
- 10 Sep 2026 12:21 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Peristiwa kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Perkebunan Sungeraa di Desa Essang, Kecamatan Essang pada Rabu, 9 September 2026. Kobaran api pertama kali diketahui warga sekira pukul 15.00 WITA pada titik koordinat 4.453388, 126.737781.
Kejadian ini pertama kali dilihat oleh Spelman Aimbu, seorang petani asal Desa Essang Selatan, saat hendak menuju kebunnya sekira pukul 17.00 WITA. Melihat kobaran api di seputaran Perkebunan Sungeraa, saksi segera melapor kepada Kepala Desa Essang Selatan, Movris Majore, dan Kepala Desa Essang.
Pemerintah desa setempat langsung mengumumkan kejadian tersebut melalui pengeras suara agar warga segera menuju lokasi untuk membantu pemadaman.
Kapolsek Essang Ipda Sumendap Sasoloa menerima laporan kebakaran tersebut dari Kepala Desa Essang Selatan sekira pukul 18.00 WITA. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek bersama jajaran anggota Polsek Essang—Bripka Ratu Salibana, Bripka Hendro Sarean, Brigadir Fenly Bawental, dan Bripda Jonaldo Gareda—langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Tim Polsek Essang tiba di lokasi sekira pukul 18.10 WITA saat api masih berkobar. Petugas kepolisian bersama masyarakat sekitar langsung bergotong royong memadamkan api. Upaya pemadaman membuahkan hasil dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekira pukul 20.00 WITA.
Kebakaran ini melahap lahan perkebunan seluas kurang lebih dua hektar. Kerusakan mencakup sekitar tiga pohon kelapa serta 100 pohon pala remaja, dengan estimasi kerugian material berkisar antara Rp15.000.000 hingga Rp20.000.000.
Kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian warga yang membuang puntung rokok atau membakar rumput di sekitar lokasi. Areal yang kering akibat cuaca kemarau serta tiupan angin kencang membuat api merembet dengan sangat cepat.
Pihak kepolisian telah melakukan tindakan dengan mendatangi dan mengamankan TKP, mendokumentasikan areal terdampak, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Kepolisian juga mengimbau warga setempat agar tidak membakar lahan atau membuang puntung rokok sembarangan guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali di tengah cuaca ekstrem.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....