Musim Kemarau, 48 Hektare Sawah di Ambela Gagal Panen
- 09 Sep 2026 17:56 WIB
- Talaud
RRI. CO. ID, Talaud — Sebanyak 48 hektare lahan persawahan di Desa Ambela, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, dipastikan gagal panen akibat kekeringan yang terjadi selama musim kemarau.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Talaud, Dirman Gumolung, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, kekeringan terjadi karena debit air irigasi mengalami penurunan sehingga tidak lagi mampu mengairi areal persawahan.
| Baca juga: Camat Damau Imbau Warga Waspada Kebakaran |
“Memang di persawahan Desa Ambela sudah mengalami kekeringan. Debit air irigasi juga sudah menurun, sehingga tidak mampu lagi mengairi sawah,” ujar Dirman Rabu, 9 September 2026.
Dirman mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya pengairan dengan menggunakan mesin pompa air. Namun, upaya tersebut terkendala karena sumber air berada cukup jauh dari lokasi persawahan.
| Baca juga: Babinsa Miangas Gencarkan Cegah Karhutla |
“Kami sudah berupaya menggunakan mesin pompa untuk membantu pengairan, tetapi sumber air cukup jauh sehingga menjadi kendala,” katanya.
Akibat keterbatasan pasokan air, kebutuhan air tanaman padi tidak dapat terpenuhi secara optimal dan sekitar 48 hektare areal persawahan mengalami gagal panen.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Talaud terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi dampak kekeringan terhadap lahan pertanian, termasuk melalui pengairan menggunakan mesin pompa air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....