Wujud Empati Polri: Kapolres Talaud Sambangi dan Bantu Korban Kebakaran Dapur
- 22 Agt 2026 22:45 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Sikap tanggap dan kepedulian ditunjukkan jajaran Polres Kepulauan Talaud saat menyambangi kediaman keluarga Katiandagho-Galambulaeng di Kelurahan Melonguane Timur, Sabtu (22/8/2026) sore.
Pasca insiden kebakaran yang menghanguskan dapur rumah warga pada Jumat malam, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Dwi Yatmoko, S.T.P., S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Kretsman Mulalinda, S.Pd., M.H., Kabag Ops AKP Yakobus Melale, S.H., S.AB., M.M., Kasat Intelkam IPTU Yerry A. Karlos, Kasi Propam IPDA Junaidi Tobing, S.H serta Kapolsek Melonguane IPDA Jemy R. Tipawael, S.AP turun langsung memberikan bantuan sosial berupa paket sembako dan uang tunai.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh pasangan suami istri Albertus Katiandagho dan Belji Galambulaeng. Dengan nada haru, Belji menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian jajaran kepolisian.
"Kami merasa sangat terbantu dan haru atas perhatian Pak Kapolres yang begitu mendalam. Dari semalam jajaran kepolisian sudah bolak-balik meninjau kami. Terima kasih banyak, Tuhan Yesus senantiasa memberkati," tutur Belji.
Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Dwi Yatmoko menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar mengamankan lokasi, melainkan juga untuk meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah.
"Bantuan ini merupakan wujud empati dan kepedulian Polres Kepulauan Talaud. Kami ingin memastikan bahwa kepolisian selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat, baik dalam menjaga kondusivitas maupun memberikan dukungan moral dan material," ujar AKBP Dwi Yatmoko.
Peristiwa kebakaran yang menghanguskan dapur kayu milik keluarga tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WITA. Saksi mata, Toly Lena, melihat kobaran api seusai beribadah dan langsung berteriak meminta pertolongan. Aksi tersebut memicu semangat gotong royong warga yang bahu-membahu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Tim Polsek Melonguane dan Sat Intelkam Polres Talaud yang bergerak cepat ke lokasi bersama warga akhirnya berhasil memadamkan api secara total pada pukul 22.35 WITA, sehingga api tidak merembet ke bangunan utama rumah. Hasil olah TKP menunjukkan kebakaran dipicu oleh sisa bara api dari tungku pembakaran ikan yang jatuh ke tumpukan batok kelapa kering. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materil ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Menyikapi kejadian ini, Kapolres menyampaikan imbauan keselamatan kepada masyarakat. Khusus untuk area dapur dan tungku, warga diminta memastikan api tungku atau kompor benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Sisa bara api harus disiram air hingga padam total serta dijauhkan dari bahan mudah terbakar seperti batok kelapa atau kayu kering. Secara umum, seluruh masyarakat juga diimbau untuk lebih teliti memeriksa instalasi listrik secara berkala guna mencegah korsleting, sekaligus meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi kebakaran di area pemukiman di tengah kondisi cuaca panas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....