Kobar Api di Melonguane Timur, Polisi Bersama Warga Padamkan Rumah

  • 22 Agt 2026 16:35 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud — Suasana malam yang tenang di Kompleks Analan, Kelurahan Melonguane Timur, mendadak gempar pada Jumat 21 Agustus 2026 sekitar pukul 21.00 WITA. Kobaran api membumbung tinggi dari bagian dapur rumah milik pasangan Albertus Katiandago (40) dan Belji Galambulaeng yang berada tepat di belakang Gereja Kasih Diaspora Melonguane Timur.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Toly Lena (68), seorang petani setempat yang baru saja pulang dari kegiatan ibadah. Melihat kobaran api yang kian membesar dari area dapur tetangganya, Toly bergerak cepat mengambil selang air sembari berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar merespons cepat dengan bergotong royong mengambil air menggunakan galon, ember, dan memanfaatkan kolam milik warga sekitar untuk menjinakkan si jago merah sebelum menjalar ke seluruh bangunan.

Menerima laporan darurat dari personel Intelkam Bripda Ifen Wangkanusa, jajaran Kepolisian Sektor Melonguane yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPDA Jemy R.Tipawael , S.A.P., bersinergi dengan Kasat Intelkam Polres Talaud IPTU Yerry A.Karlos bergegas menerjunkan personel ke lokasi. Kehadiran aparat kepolisian di tempat kejadian perkara menjadi krusial dalam mengamankan area sekitar, mengarahkan proses evakuasi warga, serta bahu-membahu bersama masyarakat menyiramkan air hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.35 WITA.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa api dipicu oleh sisa bara pada tungku bekas pembakaran ikan yang jatuh menimpa tumpukan batok kelapa kering di bawahnya. Material bangunan dapur yang mayoritas terbuat dari kayu dan tripleks mempercepat penyebaran api. Kendati demikian, kesiapsiagaan polisi dan kesadaran gotong royong warga berhasil menyelamatkan sebagian besar bangunan utama rumah tersebut. Kerugian materil akibat musibah ini ditaksir mencapai Rp7.000.000.

Kapolres Talaud AKBP Dwi Yatmoko, S.TP, S.I.K, M.I.K, yang turun langsung meninjau lokasi bersama Kabag Ops AKP Yakobus Melale , S.H, S.A.B, M.M, menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat anggotanya dan kepedulian warga. Kapolres menegaskan pentingnya kewaspadaan ekstra di tengah kondisi cuaca ekstrem.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak meninggalkan sisa api pembakaran dalam bentuk apa pun di sekitar pemukiman. Di tengah cuaca panas ekstrem berkepanjangan saat ini, percikan api kecil dapat dengan cepat memicu kebakaran besar yang membahayakan keselamatan jiwa maupun lingkungan," imbau Kapolres.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....