Nelayan Desa Taduwale Mengolah Ikan Garam Menjadi Sumber Ekonomi

  • 16 Agt 2026 19:07 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID,Talaud - Mengolah ikan menjadi ikan garam atau ikan asin masih dilakukan oleh sebagian masyarakat pesisir sebagai salah satu cara untuk mengawetkan hasil tangkapan laut. Proses pengolahan ini dilakukan secara sederhana dengan memanfaatkan garam sebagai bahan utama.Salah satunya adalah Nelayan Asal Desa Taduwale Kecamatan Damau,yang sudah hampir 20 Tahun melakukan aktivitas di laut.

Dari hasil wawancara bersama Suban Rio Nelayan Desa Taduwale , dia mengatakan bahwa proses pengolahan dimulai dengan memilih ikan yang masih segar. Ikan kemudian dibersihkan, dicuci, dan diberi garam secara merata sebelum dijemur.

“Pertama ikan dibersihkan terlebih dahulu, kemudian dicuci sampai bersih. Setelah itu ikan diberi garam secukupnya dan didiamkan supaya garam meresap. Setelah itu baru dijemur sampai benar-benar kering,” ujarnya Sabtu,15 Agutsus 2026.

Menurut Suban, lama proses penggaraman dan penjemuran bergantung pada ukuran ikan serta kondisi cuaca. Jika matahari cukup terik, proses pengeringan dapat berlangsung lebih cepat. Ikan harus dijemur hingga kadar airnya berkurang agar dapat disimpan lebih lama.

Rio Juga menjelaskan, kebersihan menjadi hal penting dalam proses pengolahan. Peralatan yang digunakan harus bersih dan ikan perlu dilindungi dari debu maupun kotoran selama proses penjemuran.

Selain untuk konsumsi keluarga, ikan garam juga dapat dijual sehingga menjadi salah satu sumber tambahan pendapatan bagi masyarakat. Pengolahan ikan secara sederhana tersebut membantu masyarakat memanfaatkan hasil laut agar tidak cepat rusak.

Bagi masyarakat pesisir, keterampilan mengolah ikan menjadi ikan garam merupakan bagian dari pengetahuan yang diwariskan dan terus dipraktikkan. Dengan pengolahan yang bersih dan tepat, hasil tangkapan laut dapat memiliki nilai guna dan nilai ekonomi lebih lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....