BPBD Imbau Nelayan Talaud Waspadai Potensi Gelombang Tinggi
- 28 Jul 2026 20:08 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Talaud mengimbau nelayan meningkatkan kewaspadaan saat melaut menyusul peringatan dini gelombang tinggi yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan informasi BMKG yang diteruskan BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud, gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi pada 28 hingga 30 Juli 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik utara Papua yang memicu peningkatan kecepatan angin di sejumlah wilayah perairan, termasuk Perairan Kepulauan Talaud.
BMKG memprakirakan kecepatan angin tertinggi terjadi di Perairan Kepulauan Talaud sehingga berpotensi meningkatkan tinggi gelombang. Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama oleh nelayan dan pengguna transportasi laut yang beraktivitas di wilayah tersebut.
Menindaklanjuti peringatan dini tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud, Leida Dachlan, mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu memantau perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di laut. Menurutnya, kewaspadaan terhadap perubahan cuaca menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di laut.
"Kami dari BPBD sudah mengeluarkan imbauan kepada para nelayan yang beraktivitas di laut. Diharapkan mereka memperhatikan kondisi cuaca. Apabila cuaca ekstrem, sebaiknya tidak melakukan aktivitas di laut," ujar Leida.
Peringatan dini tersebut juga menjadi perhatian para nelayan. Salah seorang nelayan di Kepulauan Talaud, Dedy, mengatakan informasi cuaca yang disampaikan BMKG dan diteruskan oleh BPBD selalu menjadi acuan sebelum memutuskan untuk melaut.
"Kami sebagai nelayan tradisional selalu membaca situasi dan memperhatikan peringatan dari BMKG. Pemerintah daerah melalui BPBD juga selalu aktif memberikan informasi kepada kami, para nelayan tradisional di Talaud," kata Dedy.
BPBD kembali mengimbau nelayan dan pengguna transportasi laut agar rutin memantau informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG melalui kanal resminya maupun informasi yang diteruskan BPBD sebelum beraktivitas di laut. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan akibat cuaca buruk maupun gelombang tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....