Anggota Polsek Gemeh Hilang saat Mencari Ikan
- 08 Jul 2026 18:05 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Seorang anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Gemeh dilaporkan hilang saat pergi melaut di perairan Kecamatan Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud. Korban diduga kuat terseret arus akibat cuaca buruk dan hingga saat ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh pihak terkait. Korban bernama Miksin Jul Tulong, seorang anggota Polri berusia 34 tahun yang lahir di Arangkaa pada 28 Juli 1991.
Peristiwa bermula pada hari Selasa, 7 Juli 2026 sekitar pukul 05.30 WITA. Korban pergi melaut seorang diri menggunakan perahu mesin jenis pamboat dengan tujuan mencari ikan tuna dan tindarung di sekitar pontong atau rumah ikan yang berada di seputaran perairan Kecamatan Gemeh dan Kecamatan Rainis. Berbeda dengan kebiasaan nelayan setempat yang sudah kembali pada sore hari, korban belum juga pulang hingga Rabu sore.
Berdasarkan keterangan istri korban, Tahgaliwati Ayu Woba yang berusia 35 tahun dan tinggal di Desa Apan, korban sempat berpamitan pada Selasa pagi. Sang istri sudah mengingatkan korban untuk berhati-hati karena kondisi cuaca sedang buruk, namun korban tetap memutuskan untuk pergi melaut. Biasanya korban sudah kembali paling lambat pukul 20.00 WITA.
Namun, hingga Rabu sore korban tidak kunjung pulang dan nomor teleponnya sudah tidak aktif, sehingga sang istri panik lalu melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Apan.
Sementara itu, saksi lain bernama Sesman Essing, seorang nelayan berusia 36 tahun dari Desa Lahu, menyebutkan bahwa korban sempat menghampirinya di tengah laut pada Selasa sekitar pukul 09.00 WITA. Karena sama-sama sibuk mengejar kawanan ikan tuna, keduanya kemudian berpisah arah. Pada pukul 10.00 WITA, saksi sudah tidak lagi melihat keberadaan perahu korban di sekitar lokasi tersebut.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa benar adanya korban belum kembali sejak pergi melaut pada Selasa pagi. Berdasarkan prediksi awal, tidak menutup kemungkinan korban terbawa arus hingga ke tengah laut akibat kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang melanda wilayah perairan tersebut saat kejadian.
Sebagai langkah awal, kepolisian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Gemeh dan Desa Apan untuk mengupayakan pencarian. Pemerintah Desa Apan juga sudah mengerahkan masyarakat serta nelayan setempat untuk membantu personel Polsek Gemeh menyisir lokasi, dibarengi dengan pengumpulan keterangan dari para saksi di lapangan. Selain itu, petugas di lapangan terus memberikan imbauan kepada nelayan lokal agar tidak melaut sementara waktu selama cuaca buruk.
Bhabinkamtibmas juga diminta meningkatkan sosialisasi kepada warga binaan agar selalu memeriksa kesiapan mesin perahu serta memantau prakiraan cuaca sebelum melaut. Di sisi lain, dimohon kepada Kapolres Talaud atau pimpinan satuan untuk mengerahkan fungsi Sat Polairud guna menyisir area perairan dalam, mengingat kapal kecil milik nelayan terkendala ombak besar sehingga tidak bisa melakukan pencarian hingga ke lokasi yang jauh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....