Bawaslu Talaud Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif Siswa
- 08 Jun 2026 22:30 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Talaud menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di SMK Negeri 1 Talaud sebagai upaya memperkuat kesadaran demokrasi dan membangun budaya pengawasan partisipatif di kalangan generasi muda.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional Bawaslu dalam mempersiapkan kader pengawas partisipatif menuju Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029 yang bermartabat. Kegiatan yang berlangsung penuh antusias tersebut diikuti oleh para siswa dan guru dengan suasana interaktif.
Para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya pemilih pemula, dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan partisipatif.
Ketua Bawaslu Talaud, Zenith Anaada, dalam sambutannya menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Menurutnya, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, kami ingin membangun kesadaran siswa sebagai pemilih pemula agar mampu menjadi agen demokrasi yang kritis, berani menyampaikan kebenaran, serta ikut mencegah berbagai bentuk pelanggaran pemilu,” ujar Zenith.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Talaud, Glendy Dalope, membawakan materi terkait penanganan pelanggaran pemilu. Ia menjelaskan berbagai jenis pelanggaran yang sering terjadi dalam tahapan pemilu, mulai dari politik uang, penyebaran hoaks, hingga penyalahgunaan media sosial. Glendy juga mengajak para siswa untuk memahami mekanisme pelaporan apabila menemukan dugaan pelanggaran di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Talaud lainnya, Sidra Sofyan, menyampaikan materi mengenai pemetaan pencegahan pelanggaran. Dalam pemaparannya, Sidra menekankan pentingnya langkah pencegahan sejak dini dengan membangun kesadaran bersama dan memperkuat pengawasan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Menurutnya, pengawasan partisipatif menjadi kekuatan penting dalam menjaga proses demokrasi agar tetap berjalan sesuai aturan. Ia juga mendorong siswa untuk aktif menjadi pelopor pengawasan yang berintegritas dan tidak mudah terpengaruh praktik-praktik yang merusak demokrasi.
Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Talaud yang peduli terhadap demokrasi, memiliki keberanian untuk mengawasi, serta mampu menjadi mitra strategis Bawaslu dalam mewujudkan pemilu yang bersih dan bermartabat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....