Anugerah Tuhan Membawa Pembaruan Hidup
- 07 Jun 2026 19:58 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Ivan Kurniawan mengajak umat Kristiani untuk memahami iman sebagai anugerah Tuhan yang tidak dapat diperoleh melalui kekuatan, kecerdasan, maupun usaha manusia semata. Hal tersebut disampaikannya saat mengisi siaran Mutiara Pagi di Programa 1 RRI Talaud.
Menurut Ivan, masih banyak orang yang memandang anugerah sebagai sesuatu yang dapat disikapi sesuka hati. Padahal, anugerah justru menjadi sarana untuk semakin mengenal kasih, kuasa, dan kebaikan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa keselamatan yang diterima manusia bukanlah hasil kemampuan pribadi. Sebab selalu ada orang lain yang lebih kuat, lebih pintar, atau lebih unggul. Karena itu keselamatan merupakan pemberian Tuhan yang patut dimaknai dengan penuh syukur.
Ivan juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang benar dengan Allah. Ia mengingatkan agar umat tidak hanya mencari lingkungan yang memberikan kenyamanan, tetapi juga mendorong perubahan hidup ke arah yang lebih baik.
"Anugerah diberikan Tuhan agar manusia memperoleh keselamatan dan mengalami kehidupan yang baru," ujarnya, Minggu 7 Juni 2026.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa orang yang telah menerima keselamatan tidak lagi hidup dalam pencarian akan Tuhan, melainkan belajar memahami makna karya-Nya secara lebih mendalam. Kesadaran tersebut akan membantu seseorang menghadapi berbagai tudingan, rasa tidak layak, maupun tekanan yang sering muncul dalam kehidupan.
Ivan mengutip firman Tuhan yang menyatakan bahwa bukan manusia yang memilih Tuhan, melainkan Tuhan yang terlebih dahulu memilih manusia. Menurutnya, hal itu menjadi bukti kasih karunia Allah yang begitu besar bagi umat-Nya.
Ia menambahkan bahwa anugerah seharusnya mendorong setiap orang untuk terus memperbarui pola pikir, aktif beribadah, melayani, serta semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan demikian kehidupan yang telah diperbarui dapat menjadi wujud nyata dari rasa syukur atas keselamatan yang diterima.
Dalam kesempatan tersebut Ivan juga mengajak umat memandang peristiwa kelahiran, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus sebagai karya penyelamatan yang memiliki makna mendalam. Ia menilai peristiwa tersebut tidak boleh dianggap sekadar tradisi tahunan, melainkan harus dipahami sebagai dasar iman yang mengubah kehidupan.
Menurutnya, pengenalan yang benar terhadap Tuhan akan membawa seseorang kepada keselamatan sebagaimana teladan Nabi Nuh yang tetap setia di tengah zamannya. Karena itu umat diajak untuk terus memperdalam iman serta memaknai setiap karya Tuhan dalam kehidupan.
Di akhir penyampaiannya, Ivan menegaskan bahwa anugerah Tuhan tidak hanya menghadirkan keselamatan tetapi juga memberikan kesempatan bagi manusia untuk menjalani hidup yang baru dengan penuh pengharapan dan keyakinan kepada Kristus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....