Purnabakti Simon Karaeng: Sosok Pejabat 'Low Profile' dan Mitra Setia Pers Talaud
- 05 Jun 2026 20:46 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud pada Jumat, 5 Juni 2026.
Hari itu bukan sekadar akhir pekan biasa, melainkan sebuah momen refleksi mendalam atas babak akhir perjalanan panjang seorang abdi negara. Sekretaris Inspektorat yang juga pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas Inspektur Kabupaten Kepulauan Talaud, Simon Karaeng, S.H., M.Si, secara resmi memasuki masa purnabakti.
Tiga puluh tiga tahun lamanya ia mendedikasikan hidupnya demi tegaknya integritas, kesetiaan, dan tanggung jawab yang tinggi di bumi Porodisa.
Langkah kaki Simon yang memasuki ruang acara seolah membawa kembali memori puluhan tahun silam saat ia pertama kali mengikrarkan janji sebagai Pegawai Negeri Sipil.
Dedikasi tanpa pamflet yang ia tunjukkan selama ini menorehkan catatan emas dalam sejarah tata kelola pemerintahan daerah. Melalui untaian kalimat sambutan Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah yang dibacakan penuh takzim oleh Asisten I Sekda, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan rasa hormat setinggi-tingginya. Simon dinilai telah menjadi pilar penting dalam menjaga transparansi, mengawal akuntabilitas, serta memastikan roda pemerintahan berjalan di jalur yang bersih dan berwibawa.
Keharuan semakin memuncak saat prosesi penandatanganan berita acara serah terima jabatan dimulai. Tongkat estafet kepemimpinan Kepala Inspektorat Daerah kini resmi beralih ke tangan Gustaf Atang, STP., MM selaku Pelaksana tugas.
Prosesi mutasi kepemimpinan ini bukan sekadar urusan birokrasi formal, melainkan simbol keberlanjutan semangat pengabdian yang tidak boleh padam. Ruangan serasa kian hangat ketika cendera mata diserahkan kepada Simon Karaeng. Bingkisan tersebut menjadi simbol fisik dari sejuta rasa terima kasih seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Talaud atas ketulusan hati dan keringat yang telah ia curahkan demi kemajuan daerah tercinta selama lebih dari tiga dekade.
Dimata awak media, sosok Simon selama melaksanakan tugas dinilai sangat terbuka baik itu dalam peliputan maupun dalam kegiatan pemerintahan lainnya. 'Pak Karaeng' sapaan akrab pria low profile ini senantiasa wellcome terhadap awak media yang ada di tanah porodisa.
"Pak Karaeng (Simon) itu figur yang sangat welcome dengan wartawan. Beliau tidak pernah membatasi diri dan selalu terbuka membagikan informasi terkait program pemerintahan. Kami sangat mengapresiasi kerendahan hati beliau yang selalu merangkul awak media sebagai mitra kerja di lapangan, " ujar Frendy Sapoh diamini awak media lainnya yang hadir.
Tiga puluh tiga tahun telah berlalu, dan Simon Karaeng resmi melangkah keluar dari gerbang birokrasi dengan kepala tegak. Ia meninggalkan warisan berharga bagi Bumi Porodisa: sebuah keteladanan bahwa jabatan adalah tentang pelayanan, dan akhir dari pengabdian yang tulus adalah kehormatan yang abadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....