Kawal Krisis Energi, Bupati Talaud Sambangi PLN Pusat untuk Percepat Pasok Mesin
- 04 Jun 2026 17:13 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Jakarta — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud bergerak cepat demi mengakhiri krisis listrik yang melanda wilayah beranda utara Indonesia. Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, bersama Sekretaris Daerah Yohanis Kamagi, menyambangi Kantor PLN Pusat di Jakarta untuk mengawal langsung percepatan penanganan krisis energi di wilayahnya.
Langkah taktis pemda ini membuahkan komitmen besar dari PLN. Dalam pertemuan intensif tersebut, Vice President Pengendalian dan Distribusi Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, Eko Prihandana, memastikan strategi penguatan pasokan listrik Talaud ditargetkan rampung sepenuhnya pada Agustus 2026.
Berdasarkan data awal Juni 2026, sistem kelistrikan di Talaud memang masih megap-megap karena mengalami defisit daya hingga 326 kW saat beban puncak malam hari. Dari delapan sistem kelistrikan terisolasi yang beroperasi, tiga sistem utama berstatus defisit, empat sistem berada dalam kondisi siaga dengan cadangan tipis, dan hanya Sistem Miangas yang tercatat mengalami surplus daya.
Sistem Karakelang di wilayah Beo menjadi daerah dengan defisit terbesar, yang kemudian disusul oleh Sistem Lirung dan Mangaran.
Menyikapi kondisi kritis ini, PLN Nusa Daya langsung mengeksekusi sejumlah langkah taktis secara bertahap. Untuk Sistem Karakelang, PLN menyiapkan mesin sewa pengganti berkapasitas 2 MW guna mengamankan pasokan setelah masa sewa PLTD Beo KIP berakhir pada akhir Juni.
Sementara di Sistem Lirung, perbaikan mesin Volvo Penta berkapasitas 170 kW sedang dikebut bersama teknisi pabrikan agar daya mampu pasoknya meningkat hingga 1.640 kW pada Agustus mendatang. Langkah cepat juga menyasar wilayah Mangaran melalui perbaikan mesin Volvo serta mobilisasi generator tambahan berkapasitas 300 kW dari Melonguane lewat jalur laut.
Selain fokus membenahi mesin pembangkit, PLN juga berjuang mengatasi gangguan jaringan distribusi yang mayoritas dipicu oleh pohon. Masalah ruang bebas ini menyumbang angka penyebab pemadaman yang cukup tinggi, yakni mencapai 68 persen di Karakelang dan 80 persen di Lirung. Sebagai tindakan nyata, sepanjang Januari hingga April 2026, ratusan personel PLN telah memangkas jaringan kabel sepanjang 412,35 kilometer sirkuit serta menebang lebih dari dua ribu pohon yang berpotensi mengganggu aliran listrik.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program peningkatan keandalan listrik ini. Bupati Welly Titah menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat memahami jeritan masyarakat dan siap membantu PLN, khususnya dalam urusan regulasi serta mediasi dengan warga terkait pembersihan pohon di sekitar jaringan.
" Sinergi kuat ini diharapkan dapat merealisasikan kedatangan mesin baru tepat waktu demi memulihkan aktivitas ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik di seluruh wilayah Kepulauan Talaud," ujar Bupati Welly Titah.
Pertemuan strategis ini juga turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kepulauan Talaud, Ny. Henny Titah Hongwijoyo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....