Talaud Kembangkan Pertanian Tanaman Hortikultura Dorong Ekonomi Petani

  • 07 Mei 2026 22:08 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Pengembangan pertanian hortikultura di Kabupaten Kepulauan Talaud mulai memberi dampak ekonomi bagi petani daerah.

Masyarakat di sejumlah kecamatan kini mulai aktif melakukan penanaman berbagai komoditas hortikultura secara mandiri.

Sebelumnya, lahan pertanian masyarakat belum dikelola maksimal untuk tanaman produktif di wilayah tersebut.

TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1312/Talaud menjadi pelopor pengembangan pertanian hortikultura di daerah perbatasan itu.

Lahan kosong di sekitar markas Kodim kini dimanfaatkan menjadi area pertanian produktif bagi tanaman hortikultura.

Kapten Inf Juitri Bulawan, Pasiter/Pasilog Kodim 1312/Talaud mengatakan, tanaman cabai dan sayuran dipilih sesuai kondisi tanah Talaud.

“Kami memberikan edukasi kepada masyarakat lewat pengembangan tanaman hortikultura seperti cabai, kacang panjang, papaya dan lainnya,” ujarnya, “Rabu, 7 Mei 2026.”

Ia mengatakan seluruh jajaran TNI juga mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Selain edukasi, pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus menyalurkan bantuan bibit kepada petani.

Sekretaris DKPP Talaud, Lucy Dahlan mengatakan bantuan dilakukan melalui program demplot Balai Penyuluh Pertanian.

“Dari dinas pertanian juga kita memberikan bantuan lewat demplot BPP dalam rangka penanaman tanaman hortikultura,” katanya.

Menurut Lucy, peningkatan produksi hortikultura ikut membantu pengendalian inflasi di daerah perbatasan tersebut.

Ia menambahkan kegiatan pertanian produktif juga memberi dampak terhadap peningkatan ekonomi dan retribusi daerah.

Pengembangan hortikultura di Talaud membutuhkan kerja keras karena wilayah kepulauan didominasi lautan dan tanah berkarang.

Namun, melalui penerapan ilmu pertanian yang tepat, tanaman hortikultura kini mulai berkembang di tengah masyarakat.

Hasil panen beberapa komoditas hortikultura saat ini mulai membantu perekonomian petani dan kebutuhan pangan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....