Damai Sejahtera dalam Kehidupan Kristen
- 20 Apr 2026 05:23 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Penyuluh Agama Kristen Myske Tumole dalam siaran “Mutiara Pagi” di RRI Talaud pada Senin, 20 April 2026 menegaskan bahwa setiap orang merindukan hidup damai baik secara pribadi, keluarga, maupun dalam persekutuan. Damai sejahtera dipahami sebagai nilai penting dalam iman Kristen yang mencerminkan kedamaian sejati.
Dalam Alkitab damai memiliki makna mendalam yaitu dalam Perjanjian Lama dikenal sebagai shalom dan dalam Perjanjian Baru sebagai eirene yang menunjuk pada ketenangan batin, harmoni, dan kestabilan hidup. Namun damai menurut dunia sering kali hanya sebatas kondisi tanpa konflik terbuka, belum menyentuh akar persoalan yang tersembunyi dalam struktur maupun budaya.
Rasul Paulus mengajarkan bahwa melalui kebangkitan Yesus Kristus, segala kuasa ditaklukkan dan kerajaan Allah yang penuh damai dinyatakan. Kerajaan ini bukan sekadar konsep melainkan nyata hadir di tengah manusia, membawa damai yang tidak semu, tidak rapuh, dan tidak bergantung pada situasi dunia.
Damai sejahtera itu terwujud ketika manusia dipulihkan hubungannya dengan Allah dan sesama. Hal ini tampak dalam sikap saling mengampuni, merendahkan hati, meninggalkan ego, serta berkomitmen membangun relasi yang harmonis sebagai wujud kasih yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu setiap orang percaya dipanggil untuk menghadirkan damai mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar. Di tengah konflik dunia umat diajak terus mendoakan perdamaian serta menunjukkan kasih Kristus sehingga kehidupan bersama dipenuhi sukacita, kebersamaan, dan harapan akan keselamatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....