Mitos Sakit Mata Merah Menular Melalui Tatapan
- 11 Jul 2024 10:40 WIB
- Talaud
KBRN, Talaud : Akhir-akhir ini banyak sekali muncul kasus mata merah atau yang biasa disebut dengan “beleken”. Secara medis, penyakit beleken, atau mata merah, dikenal sebagai konjungtivitis, dan penyakit ini menyebar dengan sangat cepat dari orang ke orang.
Umumnya, mata merah merupakan tanda konjungtivitis. Kondisi ini disebabkan oleh peradangan atau infeksi pada selaput bening (konjungtiva) yang menutupi bagian putih kelopak mata dan bola mata.
“Infeksi pada mata ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain virus, bakteri, alergi, dan jamur penyebab mata merah cerah,” ucap dokter spesialis mata RSUD dr. Iskak Tulungagung, Dr. Yeni Rahman, Sp. M, mengutip dari laman rsud.tulungagung.go.id.
Pasien mempunyai gejala yang berbeda-beda. Diantaranya adalah mata berair, keluar cairan dari mata, mata terasa lengket sehingga sulit dibuka, dan rasa ada kotoran pada mata yang mengganggu penglihatan.
Meskipun beleken dapat menular, namun tidak menular melalui kontak mata langsung atau saling memandang. Namun, hal ini disebabkan oleh kebersihan pribadi pasien yang buruk.
"Konjungtivitis ini tidak menular melalui kontak mata langsung, namun menyebar karena orang yang terinfeksi menyentuh matanya lalu bersentuhan dengan orang lain. Hal ini mengakibatkan infeksi, virus atau bakteri yang cepat menular ke orang lain," lanjutnya Yeni.
Karena mata merah disebabkan oleh kebersihan diri yang buruk, maka beberapa tindakan pencegahan harus dilakukan untuk mencegah beleken
Tindakan pencegahan ini mencakup beberapa hal, antara lain:
1. Menyentuh mata aebaiknya menggunakan kain bersih atau sapu tangan. Jangan menggunakan tangan secara langsung.
2. Penggunaan barang pribadi ada baiknya tidak dibagi dengan orang lain.
3. Cuci tangan Anda hingga bersih setiap sebelum atau sesudah memegangsesuatu, karena ada kemungkinan tangan Anda terkena virus dan bakteri.
Selain itu, pertolongan pertama bagi penderita mata merah adalah dengan mengompres mata dengan air bersih yang dingin sebanyak dua kali sehari selama kurang lebih 15 menit, untuk mengurangi gejala. Jika tindakan pertolongan pertama tidak segera memperbaiki mata merah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....