Fakta Manfaat Ekstrak Kulit Manggis Untuk Kesehatan
- 17 Mei 2025 20:26 WIB
- Talaud
KBRN, Talaud: Buah manggis (Garcinia mangostana) dikenal sebagai queen of fruits karena rasanya yang manis dan sedikit asam serta kandungan nutrisinya yang melimpah. Buah tropis yang banyak tumbuh di Asia Tenggara termasuk Indonesia, ini tidak hanya dikonsumsi daging buahnya saja tetapi juga kulitnya yang kerap dijadikan bahan obat tradisional salah satu bagian manggis yang banyak dibicarakan dalam dunia kesehatan adalah ekstrak kulit manggis. Di masyarakat ekstrak ini dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan namun apakah klaim tersebut benar adanya? Menukil dari klikdokter.com berdasarkan penjelasan dari dr. Muhammad Isman.
Kulit manggis diketahui mengandung berbagai senyawa aktif seperti xantin, flavonoid, saponin dan tannin. Kandungan tersebut sejak dulu kulit manggis telah digunakan sebagai bagian dari pengobatan tradisional untuk meredakan batuk berdahak, mengobati radang kandung kemih (cystitis), diare, disentri, demam, hingga penyakit kulit seperti eksim dan pruritus.
Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan berbagai penelitian telah dilakukan untuk menilai potensi manfaat ekstrak kulit manggis, namun perlu diketahui bahwa sebagian besar studi masih terbatas pada uji laboratorium atau penelitian pada hewan dan belum banyak yang dilakukan secara luas pada manusia. Meski begitu hasil-hasil awal menunjukkan potensi yang cukup menjanjikan.
1. Menurunkan Kadar Trigliserida Darah
Penelitian pada ayam Sentul menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis dapat membantu menurunkan kadar trigliserida yaitu lemak darah yang berperan dalam berbagai penyakit degeneratif seperti jantung dan stroke. Meski masih bersifat awal temuan ini membuka peluang penggunaan kulit manggis sebagai terapi pendukung kesehatan jantung.
2. Sifat Antioksidan dan Antiinflamasi
Kulit manggis mengandung asam fenol dan flavonoid yang dikenal sebagai antioksidan kuat. Antioksidan penting untuk menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel dan memicu berbagai penyakit kronis, selain itu kandungan bioaktifnya juga memiliki efek antiinflamasi yang berperan dalam mengurangi peradangan dalam tubuh.
3. Mencegah Komplikasi Ginjal pada Penderita Diabetes
Salah satu komplikasi serius dari diabetes adalah kerusakan ginjal, penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis dapat membantu mencegah diabetic glomerulosclerosis yaitu kerusakan struktur ginjal akibat kadar gula darah tinggi. Meski menjanjikan efek ini masih perlu dibuktikan melalui uji klinis pada manusia.
4. Sifat Antibakteri dan Antijamur
Xantin salah satu senyawa utama dalam kulit manggis memiliki aktivitas antibakteri, antijamur, dan antiinflamasi. Zat ini telah digunakan secara global sebagai bahan campuran obat dan suplemen terutama untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi.
5. Berpotensi sebagai Antikanker
Beberapa studi menunjukkan bahwa senyawa dalam kulit manggis dapat mendukung terapi kanker baik dalam pencegahan maupun mendukung pengobatan kemoterapi. Meski demikian masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk mengetahui interaksi pastinya dengan obat kanker dan efektivitas pada pasien.
Kulit manggis memiliki kandungan zat aktif yang menjanjikan dan berpotensi memberikan berbagai manfaat kesehatan mulai dari menurunkan trigliserida hingga mendukung terapi kanker. Tapi karena sebagian besar bukti ilmiahnya masih dalam tahap awal dan dilakukan pada hewan atau di laboratorium maka penggunaannya sebaiknya tetap dilakukan dengan hati-hati dan tidak menggantikan pengobatan medis utama.Manfaat ekstrak kulit manggis memang menjanjikan tetapi riset lanjutan pada manusia masih sangat diperlukan agar manfaatnya bisa diklaim secara ilmiah dan resmi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....