Jejak Sejarah Beragam Nama Pulau Miangas di Perbatasan

  • 14 Mei 2026 14:39 WIB
  •  Talaud

RR.CO.ID, Talaud — Pulau paling utara Indonesia ini memiliki kekayaan historis yang tercermin dari berbagai nama yang melekat padanya. Berdasarkan catatan sejarah, nama Miangas sendiri berakar dari pemberian Kedatuan Sangihe, khususnya Tabukan atau yang secara tradisional dikenal sebagai Kerajaan Tawuan.

Referensi ini diperkuat oleh penelitian Theodorus Salilo yang menyebutkan bahwa penamaan tersebut terus digunakan secara konsisten mulai dari masa kolonial Belanda hingga Indonesia merdeka saat ini.

Selain itu, terdapat identitas Tinonda yang berasal dari masyarakat Nanusa atau Watunapato. Nama ini merefleksikan hubungan persaudaraan sedarah, sebagaimana sering digaungkan dalam pidato adat Inangutampa Nanusa: "Tinonda Papuri Ulare". Secara lokal, masyarakat juga mengenal istilah Poilaten. Nama ini diwariskan oleh para pelaut dan tetua adat pertama, Sapu dan Tinuri, yang merujuk pada fenomena alam "kilat" atau Sawallo dalam bahasa adat Miangas.

Secara internasional, jejak kolonialisme meninggalkan nama Las Palmas (Spanyol) dan Lha Palmeiras (Portugis). Nama Las Palmas terus digunakan saat Amerika Serikat menduduki Filipina, sehingga penduduknya sering disebut sebagai orang Palmas atau Taga Palmas. Di sisi lain, masyarakat Talaud secara tradisional sering menyebut pulau ini dengan nama Wuibatu. Penamaan ini merujuk pada puncak tertinggi di pulau tersebut, yang pada masa lampau digunakan sebagai kode sandi komunikasi antarwilayah.

Ada sejumlah referensi yang dirangkum dalam penulisan berita yang diambil dari buku " Sejarah Pulau Miangas " yang ditulis Soleman Lantaa.

Beberapa referensi tersebut antara lain :

Alex J. Ulaen dkk, Sejarah Wilayah Perbatasan Miangas - Filipina 1928-2010: Dua Nama Satu Juragan; Sopia M. Hoetagaol dkk, Studi Tentang Aspek-Aspek Sosial Budaya Masyarakat Daerah Perbatasan Studi Kasus Masyarakat di Pulau Miangas; Theodorus Salilo, Suatu Tinjauan Tentang Hak Sejarah Indonesia Atas Pulau Miangas; Ir. Ayub Mona, Eskapasi Sejarah dan Hikayat Bani Talaud; Yan Liunsanda, Kumpulan Pidato Talaud dan Sejarah Tentang Pulau Tinonda; Zenith Timotius Malli Anaada, Kekuasaan Negara Dalam Struktur Adat Masyarakat Miangas; Frinsisika Jelinda Sahadula & Wilson M.A. Therik, Manammi: Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal; Catatan Geslabom Pentua Adat Karatung; Karya Lagu Barnabas Bambungan & Philep Talu; Dr. H.J. Lam, Miangas (Palmas); Profil Desa Miangas 2023; BPS Kabupaten Kepulauan Talaud 2018-2019; Drs. J. Direno, Hikayat Perang Arangkaa; Catatan Roangan Ratu Juri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....