Kapolsek Beo Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan Perkebunan di Bantik

  • 09 Sep 2026 18:05 WIB
  •  Talaud
Video

RRI.CO.ID, Talaud - Peristiwa kebakaran lahan melalap area perkebunan Nungin di Desa Bantik, Kecamatan Beo, pada Selasa, 8 September 2026, sekira pukul 15.00 WITA. Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi Nofal Paparang yang baru tiba di rumahnya di dekat lokasi kejadian.

Nofal melihat api sudah membesar dan menjalar cepat ke area sekitarnya, sehingga ia berfokus mengamankan area rumah tinggalnya sembari memadamkan api seadanya. Di saat bersamaan, saksi Charles Mokodompit memantau gumpalan asap dari rumahnya lalu bergegas mengecek lokasi kejadian untuk memastikan kondisi perkebunan.

Merespons laporan masyarakat, personel Polsek Beo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Beo, Ipda Eiffel K. Limporo, S.H., bersama personel TNI Beo segera mendatangi TKP. Petugas bergerak cepat melakukan pemadaman dan melokalisasi kobaran api agar tidak meluas. Berkat sinergi personel gabungan, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.00 WITA dalam keadaan aman dan terkendali.

Kebakaran ini menghanguskan lahan seluas kurang lebih 2 hektare milik Keluarga Matimmbang-Barudapa. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiel dalam insiden tersebut.

" Berkat kerja sama tim gabungan dan bantuan warga, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 21.00 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Terkait penyebab pasti kebakaran, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar," ujarya.

Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya titik api belum diketahui karena tidak ada saksi mata yang melihat awal mula nyala api. Petugas menduga kebakaran dipicu oleh faktor kelalaian manusia, seperti kelalaian membuang puntung rokok atau pembakaran rumput tanpa pengawasan, maupun faktor cuaca dan suhu udara yang memicu gesekan material kering.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....