El Nino, Warga Lirung Gelar Ritual Adat dan Doa Bersama

  • 05 Sep 2026 22:25 WIB
  •  Talaud
Video

RRI.CO.ID, Talaud - Kondisi fenomena El Nino yang berdampak pada kehidupan sehari-hari mendorong Pemerintah Kecamatan Lirung, tokoh agama, tokoh adat, dan elemen masyarakat menggelar ibadah serta ritual adat Mandandung Soa, Mallano Wanua Hilamunan Lirung pada Rabu, 2 September 2026. Suasana khidmat dan kebersamaan mewarnai seluruh jalannya kegiatan sakral tersebut.

Rangkaian ritual adat dan ibadah diisi dengan berbagai tradisi lisan, seperti Tingikku Sasaraho, Wisara Sasambiolo, Sarate Mangurittu Tuda, Mmanara Marralassu Panduannu Pinitanna yang dibawakan oleh Ratun Rruangannu Wanti, Andalangi Auy, dilanjutkan dengan lagu rohani daerah Lembungu Rintulu.

Prosesi kemudian berlanjut dengan Tingikku Taingu Lurange, Wilattiu Medane oleh Tanginnu Rruangan Binanga, Jems T. Banua, diiringi nyanyian rohani daerah dari DSL No. 4: 1–2. Setelah itu, Tingikku Rrunassa, Wisaran Saoretta, Sarate Mandandung Soa Mallano Wanu dibawakan oleh Tanginnu Rruangan Lirung Matane, Pdt. J.K. Melale, S.Th., yang diikuti seluruh jemaat Kristen menyanyikan Daringirre Mawu Sasarande'u.

Pelayanan firman dan khotbah Tingikku Rrengetannu Mawu, Ponsin Duata dibawakan oleh Pdt. Dr. E.W. Sasauw, M.Th. Usai khotbah dan persembahan, momen puncak kebersamaan terlihat saat perwakilan lintas agama—mulai dari umat Islam, GPdI, Gereja Advent Hari Ketujuh, Germita, Katolik, hingga Aliran Kepercayaan—berdiri bersama memimpin doa berantai sesuai ajaran agama masing-masing.

Usai doa bersama, Tingikku Papansunge, Wisara Tatahurandimma, Ipamansunge Soa, Ipanahurandimma Wanua dibawakan oleh Ratum Banua Lirung Hilamunan, Mateos Binilang. Camat Lirung, Jefri Bawuno, S.E., kemudian menyampaikan Tingikku Sasasa Wisara Larungkaditta menggunakan bahasa daerah yang diselingi bahasa Indonesia. Ia mengingatkan warga terkait dampak fenomena El Nino sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, bekerja sama, dan saling menopang.

Prosesi adat ditutup dengan Tingikku Adiangkamanna, Wisaram Parriama oleh Timmaddu Rruangannu Pangetti, Daud Manurat, serta Mallapu Tingikka, Manahipunna Wisara oleh Inangngu Wanua Lirung, Maria Tucunan. Seluruh rangkaian kegiatan sakral ini diakhiri dengan santap malam bersama dan foto bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....