Warga Maririk Gelar Aksi di DP3APMD Talaud Tuntut Penonaktifan Kades
- 19 Agt 2026 05:37 WIB
- Talaud
Video
RRI.CO.ID, Talaud - Sejumlah masyarakat Desa Maririk melanjutkan aksi unjuk rasa ke Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3APMD) Kabupaten Kepulauan Talaud pada Selasa siang. Aksi ini digelar usai massa berdemonstrasi di Kantor Inspektorat daerah setempat, Selasa 18 Agustus 2026.
Kedatangan massa aksi disambut langsung oleh Kepala Dinas DP3APMD Talaud, Stevenheiner Maarisit. Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Lapangan Aksi Petrus Tamawiwy dan Estepanus Taaraungan menyampaikan langsung aspirasi warga terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana desa.
Masyarakat mendesak Kepala Dinas DP3APMD untuk segera memproses penonaktifan Kepala Desa Maririk yang telah dikenakan sanksi Tuntutan Ganti Rugi (TGR) oleh Inspektorat.
Selain itu, warga menuntut penggantian Sekretaris Desa dan Bendahara Desa yang memiliki hubungan saudara karena dinilai berpotensi memicu persekongkolan dalam pengelolaan keuangan desa.
Warga menegaskan agar pihak dinas tidak membiarkan pelaku korupsi berkeliaran tanpa efek jera. Mereka menolak praktik pengembalian uang negara lewat TGR dijadikan celah untuk meloloskan pelaku dari jerat hukum, karena dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi kepala desa lainnya.
Usai menerima penjelasan dari Kepala Dinas DP3APMD yang berjanji akan menindaklanjuti aspirasi serta menggelar pertemuan di Balai Desa Maririk pada Rabu besok, massa aksi membubarkan diri secara tertib.
" Besok kami akan ke Maririk. Kami harapkan kehadiran Bapak Ibu di BPM Desa," tegas Maarisit
Seluruh jalannya unjuk rasa mendapat pengawalan ketat dari personil Polres Kepulauan Talaud dan Polsek Melonguane. Dari DP3APMD, massa aksi kemudian bergerak menuju Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud untuk melanjutkan penyampaian aspirasi terkait dugaan tipikor oknum Kepala Desa Maririk, Eji Pade Senaen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....