Menembus Sungai dan Bukit, ketika Keringat TNI Menyalakan Asa Energi di Makatara

  • 07 Agt 2026 17:16 WIB
  •  Talaud
Video

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Talaud - Di garis terdepan benteng utara Nusantara, deru langkah prajurit TNI bergema menembus lebatnya belantara Kabupaten Kepulauan Talaud. Kamis (6/8/2026) menjadi saksi bisu perjuangan tanpa lelah dalam perhelatan Karya Bhakti Skala Besar demi menghadirkan senyum warga perbatasan.

Tanpa canggung, Perwira Menengah LO Kodam XIII/Merdeka Kolonel Pas Mores Bonte bersama Waaster Kodam XIII/Merdeka Letkol Inf Sigfried Panaha turun langsung memimpin barisan. Bahu-membahu bersama para prajurit, mereka menerjang arus sungai dan mendaki medan perbukitan yang tak ramah, demi satu misi mulia: menghadirkan terang di belantara terluar Indonesia.

Jalur menuju lokasi pembangunan di Air Terjun Desa Makatara, Kecamatan Beo Utara, bukanlah lintasan mudah. Para prajurit harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 kilometer dari jalan raya utama. Waktu tempuh 56 menit diisi dengan cucuran keringat, napas berat, dan medan menanjak yang menguji fisik.

Namun, beratnya beban material yang dipanggul di atas pundak tak sedikit pun melunturkan nyali. Semangat membara serta kemanunggalan antara perwira dan prajurit menjadi bahan bakar utama untuk terus melangkah.

Di balik kemegahan air terjun tujuh tingkat yang tersembunyi di perbukitan Makatara, sebuah penopang kehidupan baru tengah dilahirkan. Potensi alam yang melimpah kini dirajut menjadi karya nyata lewat pembangunan Micro Hydro Generator.

Gemuruh air terjun bertingkat yang dulunya hanya menjadi irama sunyi di tengah hutan, kini disulap menjadi daya listrik yang akan mengalirkan harapan. Pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan manifestasi nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mengoptimalkan potensi lokal demi kemandirian energi desa.

"Karya bhakti ini memancarkan pesan kuat bahwa keberadaan TNI di pelosok Nusantara tidak hanya menjaga kedaulatan tanah air, tetapi juga hadir membawa solusi, membangun masa depan, serta mengukir senyum kebahagiaan di wajah saudara sebangsa di benteng terluar Indonesia."

Keringat yang menetes di sepanjang jalur Makatara adalah simbol pengabdian tulus para prajurit patriotik di perbatasan negeri.

Ketika pasokan listrik kelak menerangi pemukiman warga, setiap watt energi yang memancar akan menyimpan kisah abadi—cerita tentang perjuangan menembus gunung dan lembah demi mewujudkan mimpi masyarakat Talaud menikmati terang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....