Bupati Talaud Suport Sensus Ekonomi 2026
- 01 Mei 2026 09:01 WIB
- Talaud
Video
RRI. CO.ID, Talaud– Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, secara resmi membuka Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud, Kamis 30 April 2026.
Kegiatan strategis nasional besutan Badan Pusat Statistik (BPS) ini menjadi langkah awal pemetaan kekuatan ekonomi di wilayah perbatasan utara NKRI.
Dalam sambutannya, Bupati Welly Titah menegaskan bahwa akurasi data statistik adalah panglima dalam menyusun kebijakan pembangunan. Menurutnya, SE2026 tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan program penguatan data lainnya.
"Sensus Ekonomi 2026, Program Desa Cantik (Cinta Statistik), serta Pembinaan Statistik Sektoral adalah satu kesatuan. Ini merupakan fondasi agar setiap kebijakan yang kita ambil tepat sasaran, terintegrasi, dan berkelanjutan," ujar Welly Titah.
Bupati juga menyoroti tantangan geografis Talaud sebagai wilayah kepulauan dalam pengumpulan data. Ia mengapresiasi kolaborasi BPS Talaud dan meminta seluruh jajaran perangkat daerah hingga tingkat desa untuk proaktif mendukung petugas di lapangan.
"Tantangan di wilayah kepulauan memerlukan sinergi yang kuat. Saya instruksikan para Camat dan Kepala Desa untuk menjamin ketersediaan data yang valid. Kita butuh data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mendorong ekonomi inklusif," tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Talaud, Ryko Aprianto Puasa, S.E mengatakan SE2026 menjadi instrumen kunci bagi pemerintah untuk memotret wajah asli perekonomian di Bumi Porodisa secara menyeluruh. Data yang dihasilkan nantinya bukan sekadar deretan angka, melainkan fondasi utama bagi arah pembangunan daerah di masa depan.
"Urgensi dari sensus ini mencakup pemetaan potensi ekonomi riil serta struktur usaha yang ada di Kepulauan Talaud," ujar Ryko
Melalui data tersebut, pemerintah diharapkan mampu merancang kebijakan dan program kesejahteraan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat. Selain itu, hasil sensus ini akan berfungsi sebagai tolok ukur yang akurat dalam mengevaluasi pertumbuhan serta perkembangan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Ryko mengajak seluruh pihak untuk bergandeng tangan demi mewujudkan Talaud yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera melalui penyediaan data yang berkualitas.
"Mari kita bergandeng tangan. Dengan data akurat, kita bangun Talaud yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Data akurat, pembangunan tepat," pungkasnya
Kepala BPS di wilayah perbatasan NKRI - Filipina ini menambahkan, kejujuran serta transparansi dalam memberikan informasi yang benar sangat diharapkan karena setiap data yang terkumpul memiliki arti besar bagi kemajuan daerah. Sinergi yang kuat antara masyarakat dan pemerintah menjadi modal utama untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi mewujudkan masa depan Talaud yang lebih hebat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Camat se-Kabupaten Kepulauan Talaud, serta unsur BPS setempat. Sosialisasi ini diharapkan mampu menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan sebelum tahapan pendataan lapangan dimulai secara serentak.
Tentu, ini adalah naskah berita radio yang diadaptasi dari laporan tersebut. Naskah ini disusun dengan gaya tutur yang dinamis, ringkas, dan mudah dicerna oleh pendengar.
"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mulai mematangkan persiapan untuk memotret wajah ekonomi di beranda utara NKRI. Bupati Welly Titah secara resmi membuka sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, menekankan pentingnya sinergi data dari tingkat desa hingga kabupaten guna mewujudkan kebijakan yang tepat sasaran. Bagaimana kesiapannya? Berikut laporan selengkapnya."
Langkah awal pemetaan kekuatan ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina resmi dimulai. Dalam sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 atau SE2026 yang digelar di Aula Dinas Kesehatan kemarin, Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, menegaskan bahwa data adalah 'panglima' dalam pembangunan.
Bupati menyampaikan, SE2026 tidak bisa berdiri sendiri. Sensus ini harus berjalan beriringan dengan program Desa Cantik atau Desa Cinta Statistik untuk menciptakan fondasi data yang kuat dari akar rumput. Mengingat tantangan geografis Talaud yang berupa kepulauan, Bupati menginstruksikan seluruh Camat dan Kepala Desa untuk proaktif mengawal validitas data di lapangan.
"Tantangan di wilayah kepulauan memerlukan sinergi yang kuat. Kita butuh data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mendorong ekonomi inklusif..."
Senada dengan hal tersebut, Kepala BPS Talaud, Ryko Aprianto Puasa, menjelaskan bahwa SE2026 akan menjadi instrumen kunci untuk memotret struktur usaha dan potensi ekonomi riil di Bumi Porodisa. Ryko menekankan bahwa kejujuran responden dalam memberikan informasi adalah kunci suksesnya agenda nasional ini.
Ia berharap, hasil sensus nantinya mampu menjadi kompas bagi pemerintah daerah dalam merancang program kesejahteraan yang lebih efektif dan terukur. Sosialisasi ini pun menjadi ajang penyamaan persepsi bagi seluruh pemangku kepentingan sebelum para petugas mulai menyisir lapangan secara serentak.
lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....