Kapolres Talaud Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026
- 12 Mar 2026 11:03 WIB
- Talaud
Video
RRI.CO.ID, Talaud – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 pada Kamis, 12 Maret pagi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana dan prasarana guna memastikan kelancaran arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang dibacakan oleh Kapolres, ditekankan bahwa sinergisitas lintas sektor menjadi kunci utama agar masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar di tengah dinamika global yang menantang.
Menyikapi eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia, Pemerintah Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui langkah diplomasi dan penyaluran subsidi energi. Kapolri memastikan bahwa stok BBM dan LPG nasional dalam kondisi mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan aksi beli secara berlebihan (panic buying).
Selain stabilitas ekonomi, Polri juga mencermati potensi pergerakan 143,9 juta pemudik tahun ini. Jumlah tersebut akan difasilitasi dengan berbagai stimulus kebijakan, seperti diskon tarif tol hingga penerapan sistem kerja dari mana saja (work from anywhere).
Operasi terpusat dengan sandi Ketupat 2026 ini akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 161.243 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait dikerahkan untuk mengamankan ratusan ribu objek vital, termasuk rumah ibadah dan pusat transportasi.
Petugas di lapangan telah diinstruksikan untuk mengantisipasi puncak arus mudik dalam dua gelombang, serta menerapkan rekayasa lalu lintas sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) yang telah diterbitkan pemerintah. Selain pengaturan jalan, Polri memfokuskan perhatian pada gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional dan potensi bencana hidrometeorologi sesuai prediksi BMKG.
Kapolri menginstruksikan jajarannya untuk aktif melakukan patroli di pemukiman kosong yang ditinggalkan pemudik, serta menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor polisi. Menutup amanatnya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dan mengajak semua personel untuk menjadikan pengabdian ini sebagai ibadah demi mewujudkan slogan "Mudik Aman, Keluarga Bahagia."
Kepada RRI usai apel, Kapolres AKBP Arie Sulistyo Nugroho secara spesifik menyatakan bahwa Pelaksanaan Operasi Ketupat adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar bisa merayakan mudik dengan rasa aman dan nyaman.
" Kita juga menyiapkan pos-pos yang ada di pelabuhan serta bandara, karena transportasi ke luar daerah Kepulauan Talaud ada dua, yakni jalur laut dan jalur udara. Kita juga siapkan nantinya tempat ibadah di pelabuhan dan bandara, sehingga bagi umat Muslim yang akan mudik dan berada di lokasi tersebut bisa melaksanakan sholat dengan baik,"ujar AKBP Arie
Pemegang tongkat Komando Polres di beranda utara NKRI ini juga mengapresiasi keterlibatan aktif lintas sektor dan semua elemen terkait, sembari mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga toleransi serta situasi kamtibmas yang kondusif.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Talaud ini turut dihadiri oleh
Dandim 1312/Talaud, Letkol Arh Yanuar Yudistira, S.T, Asisten 1 Sekda: Daud Malensang, M.Th, Pasops Lanal Melonguane, Kapten Laut (P) Hasto Narimo, Kepala Kemenag Talaud: Suratno, S.Ag., MAP, serta elemen terkait lainnya.
Seluruh pihak yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan operasi di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina ini. Bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) adalah Kasat Narkoba IPTU Yulham Azhar, M.H., dan Perwira Upacara (Paup) dipercayakan kepada Kasat Tahti IPTU Kris Laruanaung, S.AP.