Harga Ikan Naik Drastis Akibat Cuaca Buruk

  • 10 Feb 2026 13:33 WIB
  •  Talaud
Video

RRI.CO.ID, Talaud - Cuaca buruk yang melanda Kabupaten Talaud akhir-akhir ini memicu lonjakan harga ikan di pasar tradisional. Gelombang tinggi memaksa para nelayan berhenti melaut dan mengamankan perahu mereka ke lokasi yang lebih tinggi guna menghindari kerusakan.

Pantauan di Desa Alude, Kalongan, dan sekitarnya menunjukkan puluhan perahu nelayan terparkir di pinggir pantai, bahkan hingga ke bahu jalan raya. Kondisi laut yang tidak bersahabat ini berdampak langsung pada stok ikan di pasar.

Di Pasar Tradisional Lirung, harga ikan Cakalang yang biasanya dijual seharga Rp50.000 per ekor, kini melonjak dua kali lipat menjadi Rp100.000 per ekor.

​ 

Hal tersebut diungkapkan dua orang pedagang ikan, Asna Mambu dan Lis Mangentiu.

​Tak hanya ikan, harga bumbu dapur (Barito) menjelang bulan suci Ramadan juga mulai merangkak naik sekitar 25 persen. Menurut Yusti Pelle salah seorang pedagang, kenaikan ini dipicu oleh faktor cuaca dan peningkatan permintaan. Cabai Rp60.000 menjadi Rp70.000 /kg, Tomat naik Rp15.000 menjadi Rp20.000 /kg, namun Bawang Merah/Putih: Stabil di harga Rp50.000 /kg.

Warga setempat hanya bisa pasrah menghadapi situasi ini. Mereka berharap cuaca segera membaik agar aktivitas nelayan kembali normal dan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Talaud kembali stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....