Mutiara Pagi : Pengampunan Menjadi Jembatan Membangun Hidup Rukun dan Damai
- 14 Sep 2026 11:19 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Umat Kristiani diajak menjadikan pengampunan sebagai jembatan untuk membangun kehidupan yang rukun dan damai di tengah berbagai perbedaan.
Pesan tersebut disampaikan Pdt. Yustince T. Dirangga, S.PAK., M.Teol., dalam program Mutiara Pagi Kristen Pro 1 RRI Talaud, Senin 14 September 2026, dengan pembacaan Alkitab dari Injil Matius 18:21-35.
Pdt. Dirangga mengatakan, hidup rukun dan damai merupakan idaman semua orang, baik dalam keluarga, jemaat maupun masyarakat. Namun, kondisi tersebut tidak selalu mudah diwujudkan karena setiap orang memiliki perbedaan.
Menurutnya, salah satu jembatan yang dapat menghubungkan perbedaan tersebut adalah pengampunan.
“Pengampunan berarti kita tidak membiarkan kesalahan dan luka menguasai hati kita sehingga merusak hubungan dengan sesama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui Matius 18:21-35, Tuhan Yesus mengajarkan pentingnya memberikan pengampunan tanpa batas sebagaimana digambarkan melalui perumpamaan tentang hamba yang berutang.
| Baca juga: Mutiara Pagi Kristen : Jadilah Kuat |
Pdt. Dirangga menambahkan, pengampunan bukan sekadar melupakan kesalahan, tetapi merupakan keputusan untuk tidak membiarkan luka dan kesalahan menjadi penghalang dalam membangun kembali hubungan dengan sesama.
Ia mengajak umat untuk terus belajar mengampuni, sehingga perbedaan dan konflik tidak berkembang menjadi permusuhan.
“Pengampunan dapat menghubungkan kembali dua hati yang terluka,” katanya.
Dengan demikian, umat Tuhan diharapkan mampu menghadirkan kasih, kedamaian dan kerukunan melalui sikap saling mengampuni dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....