Renungan Kristen : Tetap Teguh Berharap kepada Tuhan
- 30 Agt 2026 19:38 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, TALAUD – Ibadah Minggu V Jemaat Gereja Pantekosta (GP) Solafide Kiama pada Minggu, 30 Agustus 2026 pagi, Firman Tuhan disampaikan Yermin Tabare dari Ibrani 6:9-20.
Dalam perenungannya, Yermin Tabare mengajak seluruh jemaat untuk terus belajar dan bertumbuh dalam iman, termasuk belajar memberi dari apa yang dimiliki serta tetap setia dalam setiap proses kehidupan.
Menurutnya, setiap orang percaya sedang ditempa Tuhan melalui berbagai keadaan dan pengalaman hidup. Proses tersebut terkadang tidak mudah, bahkan seseorang dapat merasa dipandang sebelah mata. Namun, semua proses yang diizinkan terjadi hendaknya dijalani dengan kesetiaan dan pengharapan kepada Tuhan.
“Kita ditempat ini belajar, memberi dari apa yang kita miliki. Kita juga ditempa ditempat ini, karena kita tidak tahu ke depannya seperti apa,” ungkap Tabare.
Ia menekankan pentingnya kesetiaan dalam melakukan perkara-perkara kecil. Sebab, kesetiaan tersebut dapat menjadi bagian dari proses Tuhan dalam mempersiapkan seseorang untuk menerima tanggung jawab yang lebih besar.
“Kita setia pada perkara-perkara kecil, suatu saat Tuhan percayakan perkara-perkara yang lebih besar,” katanya.
Lebih lanjut, Tabare mengingatkan jemaat agar memiliki pengharapan yang teguh kepada Tuhan. Pengharapan kepada Tuhan, menurutnya, akan memberikan ketenangan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
“Ketika kita berpengharapan teguh pada Tuhan, hati kita tenang. Jika hati kita baik, maka baiklah keadaan kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, jemaat juga diajak untuk tidak kehilangan pengharapan, apapun kondisi yang sedang dihadapi. Sebab di balik setiap kesulitan, diyakini terdapat maksud dan rencana Tuhan yang mungkin belum dapat dipahami saat ini.
“Dibalik setiap kesulitan ada maksud dan rencana Tuhan. Mungkin kita saat ini tidak mengerti, namun ke depan pasti kita akan mengerti,” tambahnya.
Menutup perenungan Firman Tuhan, Yermin Tabare mengajak jemaat GP Solafide Kiama untuk senantiasa menaruh harapan kepada Tuhan dan bukan sepenuhnya kepada manusia.
“Apapun keadaan kita saat ini, tetap berpengharapan kepada Tuhan. Berharaplah kepada Tuhan, karena berharap kepada manusia pasti ada kekecewaan,” pesannya.
Melalui Firman Tuhan dari Ibrani 6:9-20, jemaat diharapkan semakin teguh dalam iman, setia dalam setiap perkara, serta tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan kehidupan karena Tuhan menjadi sumber pengharapan yang tidak pernah mengecewakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....