Hari Harimau Internasional Ajak Dunia Selamatkan Populasi Harimau

  • 28 Jul 2026 20:10 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud – Dunia memperingati Hari Harimau Internasional setiap 29 Juli sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melindungi populasi harimau beserta habitat alaminya. Peringatan ini juga mengajak masyarakat dunia berperan aktif dalam upaya konservasi agar satwa tersebut tetap lestari.

Mengutip National Today, Hari Harimau Internasional mulai diperingati pada 2010 setelah para pemimpin negara yang memiliki habitat harimau menyatakan komitmen bersama untuk menyelamatkan spesies tersebut. Saat itu, populasi harimau liar diperkirakan telah menyusut sekitar 97 persen dalam kurun satu abad, menyisakan sekitar 3.000 ekor di alam liar.

Penurunan populasi harimau dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari hilangnya habitat, perubahan iklim, hingga perburuan dan perdagangan satwa liar secara ilegal. Permintaan terhadap kulit, tulang, dan bagian tubuh harimau masih menjadi ancaman serius yang mendorong terus berkurangnya populasi satwa tersebut di alam.

Selain perburuan liar, alih fungsi hutan menjadi kawasan permukiman, perkebunan, pertanian, dan pembangunan infrastruktur turut mempersempit habitat harimau. Kondisi ini menyebabkan konflik antara manusia dan harimau semakin sering terjadi karena wilayah jelajah satwa tersebut terus menyusut.

National Today juga menyebutkan bahwa hanya sebagian kecil habitat asli harimau yang masih bertahan hingga kini. Berkurangnya luas habitat tidak hanya mengancam kelangsungan hidup harimau, tetapi juga dapat mengurangi keragaman genetik yang penting bagi keberlangsungan populasi di masa depan.

Peringatan Hari Harimau Internasional didukung berbagai organisasi konservasi dunia, seperti WWF, IFAW, dan Smithsonian Institution. Melalui kampanye ini, masyarakat diajak mendukung upaya pelestarian habitat, menolak perdagangan satwa liar ilegal, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan konservasi.

Bagi Indonesia, peringatan ini memiliki makna penting karena harimau sumatra merupakan satu-satunya spesies harimau yang masih hidup di Indonesia dan berstatus Kritis (Critically Endangered). Upaya menjaga kelestarian hutan, mencegah perburuan liar, serta meningkatkan kesadaran masyarakat menjadi langkah penting untuk memastikan satwa ikonik tersebut tetap lestari bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....