Renungan Kristen : Tidak Sia-sia Orang yang Menantikan Tuhan

  • 20 Jul 2026 11:41 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud – Jemaat GP Solafide Kiama mengikuti Ibadah Minggu ketiga yang berlangsung pada Minggu pagi, 19 Juli 2026. Firman Tuhan disampaikan oleh Khadim Yasmin Tatilang dengan pembacaan Alkitab dari Mazmur 27:13-14 yang mengangkat tema bahwa orang yang percaya dan menantikan Tuhan tidak akan sia-sia.

Dalam penyampaiannya, Yasmin Tatilang mengajak seluruh jemaat untuk tetap teguh percaya kepada Tuhan di tengah berbagai persoalan hidup. Ia menegaskan bahwa setiap orang yang tetap berharap kepada Tuhan pada akhirnya akan menyaksikan kebaikan-Nya karena mengalami sendiri penyertaan Tuhan dalam hidup.

"Ia dapat menyaksikan kebaikan Tuhan, karena ia mengalaminya," ungkapnya.

Menurutnya, kata "nanti" sering kali identik dengan sebuah proses yang membutuhkan waktu. Penantian terhadap jawaban Tuhan terkadang terasa lama, namun setiap proses memiliki tujuan yang baik sesuai waktu yang telah ditetapkan Tuhan.

"Kata nanti itu butuh proses, butuh waktu. Apa yang kita nantikan kadang terasa terlalu lama, tetapi tidak sia-sia orang yang menanti-nantikan Tuhan," katanya.

Yasmin juga mengingatkan bahwa setiap orang pasti memiliki pergumulan hidup yang berbeda-beda. Masalah yang datang silih berganti sering membuat seseorang mempertanyakan keadaan yang dialaminya. Namun ia mengajak jemaat agar tidak mudah menyerah karena waktu Tuhan selalu merupakan waktu yang terbaik.

"Di setiap kita yang hadir saat ini pasti punya masalah, punya proses yang membuat kita mempertanyakan keadaan yang ada. Namun jangan menyerah, waktu Tuhan adalah yang terbaik," pesannya.

Ia menjelaskan bahwa proses kehidupan yang diizinkan Tuhan juga bertujuan membentuk karakter orang percaya. Tanpa proses, manusia mudah menjadi sombong dan memegahkan diri. Karena itu, setiap pergumulan hendaknya dijalani dengan iman dan kerendahan hati.

Mengakhiri khotbahnya, Yasmin menegaskan bahwa kasih dan kuasa Kristus tidak pernah berubah.

"Sekali Yesus tetap Yesus. Walaupun kadang kita merasa masalah tidak habis-habisnya datang silih berganti, tetap percaya bahwa tidak sia-sia orang yang menantikan Tuhan," ujarnya.

Firman Tuhan juga diperkuat dengan pembacaan Yesaya 33:2, yang mengingatkan jemaat untuk senantiasa berharap kepada Tuhan, memohon kasih karunia-Nya setiap pagi, dan menjadikan-Nya sebagai sumber keselamatan dalam setiap masa kesesakan.

Melalui ibadah ini, jemaat diajak untuk terus bertekun dalam iman, sabar menjalani setiap proses kehidupan, serta tetap percaya bahwa Tuhan akan menunjukkan kebaikan-Nya kepada setiap orang yang setia menantikan pertolongan-Nya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....