Pemuda GMPU Diimbau Jadikan Media Sosial Sarana Berkat
- 24 Jun 2026 20:38 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Pemuda Sinode Gereja Masehi Protestan Umum (GMPU) diimbau untuk lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial. Di tengah maraknya perburuan konten viral, ruang digital seharusnya dicerahkan oleh kabar sukacita yang membawa berkat bagi sesama, bukan justru menjadi pemicu perpecahan bangsa.
Pesan mendalam ini ditegaskan oleh Pengurus Komisi Pemuda Sinode GMPU Bidang Komunikasi Sosial, Pdt. Jhounlee Tatuhas, M.Th, usai pembukaan Youth Camp Pemuda Sinode GMPU yang digelar di Bumi Perkemahan Marisi, Kecamatan Rainis, Kepulauan Talaud.
“Semua pemuda GMPU saat ini menggunakan media sosial. Jangan menjadikannya sebagai pemecah belah persatuan dan persaudaraan sesama anak bangsa. Pemuda GMPU harus bisa berakar, bertumbuh, dan menghasilkan buah kebenaran melalui media sosial,” ujar Pdt. Jhounlee.
Ia mengingatkan bahwa setiap unggahan, komentar, dan interaksi di dunia maya memiliki konsekuensi sosial maupun hukum. Oleh karena itu, kesadaran kritis dan etika berkomunikasi digital menjadi fondasi yang sangat penting bagi generasi muda saat ini.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Wilayah Talaud Utara GMPU, Pdt. Nelwan Senaen, S.Th, M.Pd, menaruh harapan besar agar Youth Camp ini tidak sekadar menjadi ajang kumpul-kumpul biasa.
"Mereka dibekali, dilatih, dan dibina untuk berkolaborasi dalam kerja tim melalui iman Kristen. Kita ingin generasi muda sebagai aset bangsa, gereja, dan keluarga ini memiliki identitas dan integritas," tutur Pdt. Nelwan.
Antusiasme juga datang dari peserta. Imanuel Umboh, pemuda asal jemaat GMPU Getsemani Dapihe, berharap momentum ini bisa menempah mereka menjadi 'terang Kristus' di tengah arus digitalisasi. Melalui berbagai kegiatan seni dan olahraga yang disiapkan, kebersamaan dan kasih kristiani antar-peserta diharapkan dapat makin bertumbuh.
Jemaat GMPU Ayalon Rainis mendapat kehormatan menjadi tuan dan nyonya rumah pelaksanaan Youth Camp. Acara akbar yang mempertemukan generasi muda dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 24 hingga 30 Juni 2026.
Mengangkat tema kearifan lokal "RARIO'A GMPU NARAMUTT'A NARIHIDA" yang berakar pada Kolose 2:7, kegiatan ini mengusung semboyan "Pemuda GMPU Berakar dan Berdampak." Fokus utamanya adalah membentuk pemuda yang berakar dalam Kristus dan ditransformasikan oleh Injil demi membawa dampak positif di dunia digital.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Talaud yang diwakili oleh Asisten 1 Sekda, Daud Malensang. Turut hadir dalam pembukaan ini Camat Rainis Deddy Pangetti, jajaran Forkopimcam, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Selain ibadah dan pembinaan kerohanian, perkemahan ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai kompetisi kesenian dan olahraga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....