Mutiara Pagi: Dua Jalan Kehidupan
- 24 Mei 2026 14:49 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Nortje Laberu saat mengisi siaran “Mutiara Pagi” di Programa 1 RRI Talaud mengajak umat percaya untuk memilih jalan kebenaran sebagaimana pesan dalam Mazmur 1 tentang dua macam jalan hidup manusia yakni jalan orang benar dan jalan orang fasik.
Dalam perenungannya, Nortje mengingatkan bahwa sejak sekolah minggu banyak orang telah mengenal lagu rohani tentang dua jalan yaitu jalan lebar dan jalan sempit. Menurutnya, lagu tersebut menggambarkan pilihan hidup manusia yang menentukan akhir kehidupannya.
Ia menjelaskan bahwa pemazmur menggambarkan orang berbahagia sebagai pribadi yang tidak mengikuti nasihat orang fasik maupun hidup dalam dosa, melainkan mencintai Taurat Tuhan dan merenungkannya siang dan malam.
“Orang yang hidup di jalan kebenaran adalah mereka yang menyukai firman Tuhan dan terus belajar melakukan kehendak-Nya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Minggu, 24 Mei 2026.
Nortje menekankan bahwa firman Tuhan menjadi sumber kekuatan iman dan tuntunan hidup bagi setiap orang percaya. Di tengah perkembangan zaman dan kecanggihan teknologi, ia mengingatkan agar waktu yang dimiliki tidak hanya dipakai untuk kepentingan duniawi tetapi juga untuk membangun hubungan dengan Tuhan melalui perenungan firman.
Menurutnya, salah satu berkat bagi orang yang memilih jalan kebenaran ialah kedekatan dengan Allah. Selain itu kehidupan orang benar diibaratkan seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, terus bertumbuh dan menghasilkan buah pada waktunya.
“Ibarat pohon yang mendapat nutrisi yang baik, kehidupan orang benar akan terus diberkati dan tidak mudah layu meskipun menghadapi tantangan hidup,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa orang percaya bukan hanya perlu mengenal Tuhan, tetapi harus hidup sedemikian rupa sehingga dikenal oleh Tuhan melalui tindakan nyata, perkataan, dan kesetiaan melakukan firman-Nya.
Dalam perenungan tersebut, Nortje turut menyinggung pesan Yesus dalam Matius 7:13-14 mengenai pintu sempit yang menuju kehidupan. Ia mengatakan jalan dunia memang tampak mudah dan menyenangkan, tetapi pada akhirnya membawa kepada kebinasaan.
Karena itu, ia mengajak umat percaya untuk tetap setia memilih jalan kebenaran meskipun penuh tantangan. Menurutnya, kebahagiaan sejati datang dari kehidupan yang berakar pada firman Tuhan dan menjauhi pergaulan buruk.
“Pilihlah jalan kebenaran, sebab di sana ada berkat kehidupan, penyertaan Tuhan, dan sukacita yang sejati,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....