Alasan Huruf Keyboard Tidak Disusun Sesuai Huruf Abjad

  • 22 Mei 2026 09:45 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Susunan huruf pada keyboard komputer dan laptop sering menimbulkan pertanyaan karena tidak dibuat berurutan seperti alfabet. Keyboard yang umum digunakan saat ini memakai tata letak “QWERTY”, yang diambil dari enam huruf pertama pada baris atas keyboard. Tata letak tersebut ternyata sudah digunakan sejak era mesin ketik pada abad ke-19.

Dilansir dari Science Direct, Tata letak QWERTY pertama kali dikembangkan oleh Christopher Latham Sholes pada awal tahun 1870-an. Awalnya, mesin ketik menggunakan susunan huruf alfabet biasa. Namun, susunan tersebut membuat batang huruf pada mesin ketik mudah bertabrakan ketika digunakan mengetik terlalu cepat sehingga mesin sering macet. Karena itu, posisi huruf diatur ulang agar pengetikan menjadi lebih stabil.

Seiring perkembangan teknologi, tata letak QWERTY kemudian dipakai secara luas pada berbagai mesin ketik produksi Remington dan akhirnya menjadi standar internasional. Hingga kini, susunan tersebut tetap digunakan pada komputer, laptop, hingga ponsel pintar karena masyarakat sudah terbiasa menggunakannya.

Selain QWERTY, terdapat beberapa jenis tata letak keyboard lain seperti Dvorak dan Colemak yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi mengetik. Meski begitu, popularitas QWERTY masih mendominasi penggunaan perangkat digital di berbagai negara.

Keyboard kini menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, hingga komunikasi digital. Meski terlihat acak, susunan huruf pada keyboard ternyata merupakan hasil penyesuaian teknologi sejak lebih dari satu abad lalu yang tetap bertahan hingga sekarang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....