Pemkab Talaud Canangkan Program Desa Cantik Tahun 2026

  • 06 Mei 2026 10:04 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud secara resmi melaksanakan Pencanangan dan Sosialisasi Program Desa Cinta Statistik atau "Desa Cantik" Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Melonguane ini difokuskan pada Desa Mala dan Desa Maredaren Kiama sebagai pelopor literasi data di tingkat desa.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kominfo, Stela Bentian, mewakili Bupati Welly Titah, Rabu 6 Mei 2026 ,ditekankan bahwa program ini merupakan prioritas nasional untuk membangun budaya sadar statistik demi perencanaan pembangunan yang transparan dan akuntabel.

Program Desa Cantik merupakan langkah strategis untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat desa terhadap pentingnya data statistik. Data yang valid dan berkualitas adalah dasar utama dalam setiap pengambilan kebijakan, sehingga pembangunan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Saya mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat serta seluruh pihak terkait untuk berkomitmen mendukung penyelenggaraan statistik yang berkualitas, dan mari kita jadikan Desa Mala dan Maredaren Kiama sebagai contoh nyata, sebagai desa yang maju dalam pengelolaan data sehingga menjadi contoh bagi desa-desa yang lain yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud," katanya.

Sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah, Bupati menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BPS Talaud atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

Kepala BPS Talaud, Ryko Aprianto Puasa, S.E., menjelaskan bahwa Desa Cantik bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menyediakan data berkualitas sesuai prinsip Satu Data Indonesia. Melalui kolaborasi antara perangkat desa, tokoh masyarakat, dan elemen lainnya, diharapkan setiap kebijakan yang diambil pemerintah desa dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan data valid.

Selain sosialisasi program, pertemuan ini juga menjadi momentum penting bagi BPS untuk merilis capaian signifikan daerah dalam bidang sosial ekonomi.

"Talaud menunjukkan prestasi gemilang dengan menjadi kabupaten pertama di Sulawesi Utara yang merilis Berita Resmi Statistik data kemiskinan ekstrem tahun 2025. Data menunjukkan transformasi besar di mana angka kemiskinan ekstrem Talaud turun drastis dari 3,25 persen pada tahun 2024 menjadi 1,55 persen pada tahun 2025," ujar Kepala BPS.

Penurunan sebesar 1,70 poin persentase ini jauh melampaui rata-rata provinsi dan memposisikan Talaud sebagai salah satu daerah dengan performa terbaik dalam pengentasan kemiskinan di wilayah kepulauan. Keberhasilan ini membuktikan efektivitas Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 yang dijalankan secara sinergis di daerah.

Selain memaparkan angka kemiskinan, BPS juga memberikan gambaran mengenai Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui jalur formal dan partisipatif. Seluruh rangkaian kegiatan ini didanai oleh DIPA BPS Kabupaten

Kepulauan Talaud Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dalam memperkuat fondasi data dari level terkecil yaitu desa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris DP3APMD Samuel A. Salaa, Camat Melonguane Maksi Lindo, serta elemen terundang lainnya.

Pemukulan kentongan atau tatengkoren menjadi penanda resmi dibukanya giat pencanangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....