Hari Terapi Anjing, Manfaat Besar untuk Kesehatan Mental

  • 10 Apr 2026 15:31 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud – Hari Apresiasi Terapi Anjing diperingati setiap 11 April sebagai bentuk penghargaan terhadap peran anjing terapi yang membantu memberikan kenyamanan emosional bagi manusia. Hewan-hewan ini dikenal memiliki kemampuan khusus dalam menghadirkan rasa tenang, terutama bagi pasien di rumah sakit maupun penghuni panti jompo.

Dilansir dari National Today, anjing terapi bukanlah hewan biasa. Mereka harus melalui serangkaian pelatihan dan pengujian ketat sebelum memperoleh sertifikasi resmi. Setelah dinyatakan layak, anjing-anjing ini dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan terapi, termasuk kunjungan ke fasilitas kesehatan untuk mendukung pemulihan pasien secara psikologis.

Pada umumnya, anjing terapi berasal dari hewan peliharaan yang kemudian dilatih secara khusus. Interaksi sederhana seperti bermain atau sekadar berada di dekat anjing terbukti mampu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres.

Sejarah terapi dengan bantuan hewan sebenarnya telah berlangsung sejak lama. Catatan menunjukkan bahwa praktik ini sudah dikenal sejak zaman Yunani kuno, di mana hewan digunakan untuk membantu proses penyembuhan. Pada abad ke-17, kuda dimanfaatkan untuk meningkatkan kondisi fisik dan mental pasien.

Tokoh keperawatan modern Florence Nightingale juga pernah mengamati bahwa kehadiran hewan peliharaan dapat membantu menurunkan kecemasan pada pasien. Temuan ini kemudian menjadi dasar berkembangnya terapi berbasis interaksi manusia dan hewan.

Sementara itu, Sigmund Freud turut mengembangkan konsep hubungan emosional antara manusia dan hewan. Ia bahkan menggunakan hewan peliharaannya dalam praktik terapi untuk membantu pasien merasa lebih rileks.

Pada dekade 1940-an, organisasi American Red Cross juga memanfaatkan hewan dalam proses pemulihan veteran perang. Aktivitas merawat hewan dinilai mampu mengalihkan pikiran dari trauma serta memberikan ketenangan batin.

Perkembangan terapi hewan semakin diperkuat pada 1960-an oleh Boris Levinson yang menemukan bahwa anjing dapat membantu pasien anak dengan gangguan mental menjadi lebih terbuka dan nyaman.

Berbagai penelitian modern pun menunjukkan manfaat serupa. Memelihara hewan, khususnya anjing, disebut dapat meningkatkan kualitas hidup, mengurangi risiko penyakit jantung, serta membantu menjaga kesehatan mental. Bahkan, bagi pasien dengan riwayat penyakit jantung, kehadiran hewan peliharaan dapat menurunkan risiko serangan lanjutan.

Momentum Hari Apresiasi Terapi Anjing menjadi pengingat bahwa hubungan antara manusia dan hewan tidak hanya sebatas peliharaan, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan dan kesejahteraan hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....