BMKG Klimatologi: Sulut Berpotensi Minim Hujan
- 21 Agt 2026 22:43 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud — BMKG Klimatologi menyebut wilayah Sulawesi Utara berpotensi mengalami curah hujan rendah hingga Dasarian III September 2026.
Berdasarkan analisis data curah hujan dari sejumlah pos hujan kerja sama di Sulawesi Utara, pembaruan 21 Agustus 2026, kondisi Hari Tanpa Hujan (HTH) menunjukkan 79 lokasi mengalami HTH kategori panjang selama 21–30 hari.
Sementara itu, 2 lokasi mengalami HTH kategori pendek selama 6–10 hari, 2 lokasi kategori menengah 11–20 hari, 52 lokasi kategori sangat panjang 31–60 hari, dan 12 lokasi lainnya mengalami HTH kategori ekstrem lebih dari 60 hari.
Untuk curah hujan kumulatif pada Dasarian II Agustus 2026, seluruh wilayah Sulawesi Utara berada pada kategori rendah. Curah hujan tertinggi tercatat di Pos Hujan KC Tomini, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dengan jumlah 5 milimeter.
BMKG juga memprediksi peluang hujan kategori rendah, yakni hingga 50 milimeter per dasarian, mencapai lebih dari 90 persen pada Dasarian III Agustus 2026. Sementara peluang hujan kategori menengah hingga sangat tinggi berada di bawah 10 persen.
Secara deterministik, kondisi curah hujan rendah dengan kisaran 0–50 milimeter per dasarian diprakirakan masih berpeluang terjadi di Sulawesi Utara mulai Dasarian III Agustus hingga Dasarian III September 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mencermati informasi cuaca dan perkembangan kondisi lingkungan, terutama di wilayah yang mengalami periode tanpa hujan cukup panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....