BMKG: Curah Hujan Sulut Diprediksi Rendah

  • 01 Agt 2026 17:49 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - BMKG Klimatologi Sulawesi Utara melaporkan sebagian besar wilayah Sulawesi Utara mengalami hari tanpa hujan dengan durasi bervariasi berdasarkan hasil pemantauan yang diperbarui pada 1 Agustus 2026.

Berdasarkan analisis data curah hujan dari stasiun pos hujan kerja sama di seluruh Sulawesi Utara, hari tanpa hujan dengan kriteria pendek (6–10 hari) mendominasi dan terjadi di 56 lokasi. Selain itu, terdapat 48 lokasi dengan kategori panjang (21–30 hari), 16 lokasi kategori sangat pendek (1–5 hari), serta 13 lokasi yang mengalami hari tanpa hujan dengan kategori sangat panjang atau lebih dari 60 hari. Sementara itu, tiga wilayah lainnya masih mengalami hujan hingga waktu pemutakhiran.

BMKG juga mencatat curah hujan kumulatif pada Dasarian III Juli 2026 berada pada kategori rendah hingga tinggi. Curah hujan tertinggi tercatat di BP3K Tabukan Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mencapai 298 milimeter.

Untuk Dasarian I Agustus 2026, BMKG memprediksi peluang hujan dengan kategori rendah atau hingga 50 milimeter per dasarian mendominasi sebagian besar wilayah Sulawesi Utara dengan peluang 80 hingga lebih dari 90 persen. Sementara peluang hujan kategori menengah, tinggi, hingga sangat tinggi diperkirakan berada di bawah 20 persen.

Selain itu, prediksi hujan deterministik menunjukkan secara umum wilayah Sulawesi Utara masih berpeluang mengalami hujan dengan kategori rendah, yakni 0–50 milimeter per dasarian, mulai Dasarian I Agustus hingga Dasarian I September 2026.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan iklim terkini sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan kondisi cuaca di wilayah masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....