BMKG: Curah Hujan Tinggi di Sulut Berpotensi Berlanjut hingga Juli 2026
- 11 Jun 2026 14:11 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara melaporkan sebagian besar wilayah Sulawesi Utara masih mengalami hujan hingga pemutakhiran dasarian terbaru Juni 2026.
Berdasarkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) berturut-turut, tercatat 25 lokasi masih mengalami hujan. Sementara itu, 70 lokasi berada pada klasifikasi HTH sangat pendek, 41 lokasi klasifikasi HTH pendek, dan 6 lokasi klasifikasi HTH menengah.
BMKG menjelaskan, hasil analisis curah hujan menunjukkan wilayah Sulawesi Utara umumnya mengalami curah hujan rendah hingga tinggi dengan kisaran 0–300 milimeter per dasarian. Curah hujan tertinggi terpantau terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Untuk prediksi hujan probabilistik Dasarian II Juni 2026, peluang hujan dengan kategori rendah atau kurang dari 50 milimeter per dasarian diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Sulawesi Utara dengan peluang kejadian berkisar kurang dari 10 persen hingga lebih dari 90 persen.
Sementara itu, peluang hujan kategori menengah, yakni 51–150 milimeter per dasarian, juga diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi Utara dengan peluang kejadian yang bervariasi dari kurang dari 10 persen hingga lebih dari 90 persen.
Adapun hujan kategori tinggi dengan intensitas 151–300 milimeter per dasarian berpeluang terjadi di sejumlah wilayah dengan peluang kejadian mencapai 80 persen. Sedangkan peluang hujan kategori sangat tinggi atau di atas 300 milimeter per dasarian relatif kecil, dengan peluang kejadian umumnya kurang dari 10 persen.
Berdasarkan prediksi hujan deterministik, BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Sulawesi Utara pada periode Dasarian II Juni hingga Dasarian II Juli 2026 masih berpotensi mengalami hujan dengan kriteria rendah hingga tinggi, atau berkisar antara 0–200 milimeter per dasarian.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca yang dapat berubah secara dinamis, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang dapat memicu genangan, banjir lokal, maupun tanah longsor di daerah rawan bencana.
Meski sebagian wilayah mulai mengalami Hari Tanpa Hujan, kondisi atmosfer masih mendukung terjadinya hujan di sejumlah daerah di Sulawesi Utara. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....