Presiden Prabowo Kunker Perdana di Miangas
- 09 Mei 2026 11:39 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Garis depan utara Nusantara menjadi saksi bisu kunjungan bersejarah. Usai bertolak dari KTT ASEAN di Filipina, Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, mendarat di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, pada Sabtu 9 Mei 2026.
Langkah kaki pertama Sang Presiden di titik nol utara Indonesia ini disambut hangat oleh Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah beserta jajaran Forkopimda tepat pukul 10.45 WITA. Kunjungan perdana ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan kedaulatan di beranda terdepan negeri.
Kehadiran Kabinet Merah Putih
Tak tanggung-tanggung, Presiden Prabowo Subianto menghadirkan barisan menteri strategis dan petinggi militer untuk memastikan kebutuhan warga di wilayah perbatasan langsung terjawab melalui aksi nyata. Sektor diplomasi dan pertahanan diwakili oleh Menlu Sugiono serta Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, sementara aspek kesejahteraan dikawal oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Menteri PU Dody Hanggodo. Urusan teknologi serta maritim ditangani oleh Menkomdigi Meutya Hafid bersama Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, dengan dukungan penuh dari Wakil Panglima TNI, KASAU, hingga WAKASAD.
Setibanya di lokasi, rombongan langsung meninjau Puskesmas Miangas dan SMKN 2 Miangas untuk menyerahkan bantuan teknologi berupa perangkat Starlink guna memutus isolasi komunikasi digital. Selain itu, kedaulatan ekonomi warga lokal diperkuat dengan penyerahan kapal nelayan berkapasitas 15 GT sebagai armada melaut yang lebih mumpuni.
Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk melakukan renovasi total infrastruktur pendidikan dan kesehatan, serta membangun Desa Nelayan Merah Putih secara khusus di pulau tersebut.
Kunjungan singkat namun padat makna ini berakhir sekira pukul 11.43 WITA. Dari Bandara Miangas, Pesawat Kepresidenan kembali lepas landas menuju Gorontalo untuk melanjutkan rangkaian agenda kenegaraan lainnya.
Kunjungan ini menjadi pesan kuat bahwa di bawah kepemimpinan Kabinet Merah Putih, tidak boleh ada jengkal tanah Indonesia yang merasa ditinggalkan, terutama mereka yang menjaga gerbang samudera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....