Efek QRIS di Lapak Tradisional Dorong Transaksi Digital

  • 20 Apr 2026 11:08 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) semakin meluas, termasuk di lapak tradisional seperti pasar dan pedagang kaki lima. Kehadiran QRIS membawa perubahan signifikan dalam pola transaksi masyarakat yang sebelumnya didominasi oleh uang tunai.

QRIS memudahkan proses pembayaran menjadi lebih praktis dan cepat. Pembeli hanya perlu memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran digital, tanpa harus membawa uang tunai. Hal ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga mempercepat proses transaksi di lapak tradisional.

Bagi para pedagang, penggunaan QRIS membantu dalam pencatatan transaksi secara otomatis. Setiap pembayaran tercatat secara digital, sehingga memudahkan dalam pengelolaan keuangan dan meminimalkan risiko kesalahan perhitungan.

Dilansir dari Bank Indonesia (BI), QRIS juga berkontribusi dalam meningkatkan inklusi keuangan. Pedagang kecil yang sebelumnya belum terjangkau layanan perbankan kini dapat terhubung dengan sistem keuangan formal melalui transaksi digital. Hal ini membuka peluang lebih luas untuk mengakses layanan keuangan lainnya.

Namun demikian, menurut Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI), penerapan QRIS di lapak tradisional juga menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya adalah keterbatasan akses internet, literasi digital yang belum merata, serta kebiasaan masyarakat yang masih terbiasa menggunakan uang tunai.

Meski begitu, tren penggunaan QRIS terus menunjukkan peningkatan seiring dengan dukungan pemerintah dan berbagai pihak dalam mendorong digitalisasi ekonomi. Edukasi kepada pedagang dan masyarakat menjadi kunci dalam memperluas pemanfaatan sistem pembayaran ini.

Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, QRIS dinilai mampu menjadi solusi pembayaran modern yang tetap relevan bagi lapak tradisional. Kehadirannya tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendorong transformasi ekonomi menuju sistem yang lebih efisien dan inklusif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....