Mesin Pembangkit Bertambah, Warga Talaud Beri Apresiasi
- 23 Mar 2026 10:46 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Satu unit mesin pembangkit tambahan berkapasitas 800 kW resmi mendarat di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Kehadiran mesin kedua ini menjadi angin segar bagi stabilitas listrik di Pulau Karakelang yang selama ini mendambakan layanan tanpa kedip.
Tiba di Pelabuhan Feri Melonguane pada Senin dini hari tadi dengan KMP Labuhan Haji, kedatangan mesin ini tidak dianggap sebagai logistik biasa. Sebagai bentuk syukur, Ratumbanua Melonguane menggelar ritual adat khusus untuk menyambut mesin tersebut sebelum dikawal ketat menuju PLTD Tarun.
Manager ULP Melonguane, Aditya Pranata, menjelaskan bahwa dengan tambahan unit ini, total daya yang masuk ke sistem mencapai 1,6 MW.
"Sistem kelistrikan di Pulau Karakelang kini jauh lebih kokoh dan risiko defisit daya berhasil kita minimalisir secara signifikan," ujarnya.
Sentimen positif mengalir deras dari warga yang selama ini merasakan dampak pemadaman bergilir. Rifaldi Sahea, salah satu warga, mengungkapkan rasa lega sekaligus apresiasinya.
"Kami sangat mengapresiasi terobosan ini. Sebagai warga yang merasakan langsung dampak pemadaman, kami berharap PLN dapat mengoperasikan mesin baru ini secara maksimal. Kami juga memuji koordinasi intens antara pemerintah daerah dan DPRD yang sangat responsif dalam mengawal kendala teknis di lapangan," ungkap Rifaldi.
Hal senada diungkapkan oleh Fandy Menaung. Ia menyoroti peran vital jajaran pimpinan daerah dalam memperjuangkan hak rakyat atas listrik.
Keberhasilan ini tak lepas dari upaya "jemput bola" yang dilakukan pemerintah daerah. Warga memberikan apresiasi khusus kepada, Bupati Welly Titah, Wakil Bupati Anisya Gretsya Bambungan, DPRD dan unsur Forkopimda lainnya.
Lobi maraton yang dilakukan secara berjenjang hingga ke tingkat pusat terbukti ampuh menjadikan krisis listrik di Talaud sebagai atensi nasional. Kini, warga berharap sinergi antara PLN dan pemerintah terus terjaga demi pelayanan yang lebih komprehensif di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....