Pelantikan WALUBI Perkuat Moderasi Beragama di Sulawesi Utara
- 17 Nov 2025 20:25 WIB
- Talaud
KBRN, Manado : Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara (Sulut) H. Ulyas Taha, resmi melantik Pengurus Perwalian Umat Budha Indonesia (WALUBI), Minggu (16/11) di Swiss Bell Hotel Manado. Pelantikan berlangsung hikmat dan menjadi salah satu momen penting bagi penguatan peran WALUBI dalam menjaga harmoni dan keberagaman di Sulut.
Dalam sambutannya, Ulyas Taha mengatakan pelantikan ini adalah momentum untuk memperteguh komitmen kebangsaan, memperkuat solidaritas antarumat beragama, dan mengokohkan peran WALUBI dalam pembangunan kehidupan beragama yang harmonis di Sulawesi Utara. Kakanwil yang didampingi Pembimas Budha Saryono, menekankan bahwa Sulawesi Utara selama ini dikenal sebagai laboratorium kerukunan, di mana berbagai umat beragama hidup berdampingan dengan toleransi yang kuat. Kemenag akan terus menjaga harmoni tersebut melalui kerja sama dengan lembaga-lembaga keagamaan, termasuk WALUBI.
Ulyas Taha juga memberikan apresiasi kepada WALUBI yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembinaan umat Buddha, pelayanan sosial, dan kegiatan kemanusiaan. Kepada pengurus yang baru dilantik, Kakanwil menyampaikan dua pesan penting, yakni : Jadikan WALUBI sebagai ruang pelayanan dan pengabdian yang memancarkan nilai welas asih, kebijaksanaan, dan kesederhanaan. Selanjutnya yang kedua : Memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, tokoh agama, serta komunitas lintas iman dalam menjaga kerukunan dan moderasi beragama.
"Kami dari Kanwil Kemenag Sulut siap membuka ruang kerja sama dalam berbagai program pembinaan, pendidikan keagamaan, dialog lintas agama, hingga pelayanan masyarakat", Ujar Ulyas Taha.
Di akhir sambutan, ia menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan mendoakan agar diberikan kekuatan serta kebijaksanaan dalam menjalankan tugas.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, serta kebijaksanaan dalam menjalankan amanah yang mulia ini. Terima kasih. Namo Buddhaya,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....