Dari Telepon Mama, Muncul Sari Rasa Melonguane

  • 07 Okt 2025 07:43 WIB
  •  Talaud

KBRN, Talaud : Di tengah kesibukan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan aktivis gereja, Indah Deri membuktikan bahwa hobi dan keuletan bisa menjadi sumber penghasilan yang memberdayakan. Lapak Sari Rasa Melonguane, nama usahanya, telah menjadi salah satu rujukan untuk aneka kue basah dan kue ulang tahun di wilayah tersebut, dimulai dari resep yang dipandu via telepon oleh sang Ibu kini usaha yang didirikan sekitar tahun 2015 menawarkan beragam produk mulai dari kue ulang tahun, brownies, puding, hingga aneka kue basah. Yang menarik, pendiri usaha ini mengaku sepenuhnya otodidak.

"Saya tidak pernah ambil baking class dan sejenisnya. Saya hanya mengamati ibu saya ketika sedang membuat kue pengantin ketika saya masih remaja"ungkapnya. Pengalaman pertamanya membuat kue ulang tahun secara mandiri terjadi ketika ia dan adiknya sedang berkuliah di Yogyakarta. "Waktu itu kami berdua di Jogja dan ibu di Sorong, jadi saya meminta petunjuk via telepon," kenangnya. Kini, dengan adanya media sosial, ia merasa pengembangan skill dan pencarian inspirasi menjadi jauh lebih mudah.

Menjalankan bisnis kuliner di daerah seperti Talaud bukannya tanpa tantangan. Ia menyoroti tiga tantangan utama yang dihadapinya seperti

Manajemen waktu yang ketat karena harus menyeimbangkan tanggung jawab sebagai ASN, anggota majelis gereja, dan menerima orderan kue.

Mempertahankan harga jual yang terjangkau tanpa mengorbankan kualitas, terutama di tengah kenaikan harga bahan baku.

Menghadapi kenaikan harga, Ia punya prinsip tegas tidak boleh mengurangi takaran.

"Sekalipun harga bahan naik saya tidak boleh mengurangi takaran karena pasti akan berpengaruh pada kualitas kue yang saya jual. Jika memang harga bahan dan harga jual sudah tidak seimbang, maka keputusan terakhir adalah menaikkan harga jual," tegasnya. Ia percaya bahwa resiko ini sepadan dan tidak takut kehilangan pelanggan karena Tuhan telah mengatur rezeki setiap orang.

Alih-alih merasa tersaingi dengan munculnya penjual kue baru, ia justru merasa senang. Baginya, ini adalah pertanda adanya peningkatan ekonomi dan semakin banyak perempuan yang berdaya. Ia melihat munculnya pengusaha baru sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong kemandirian bangsa melalui UMKM.

Saran terbesarnya bagi calon pengusaha kuliner adalah segera mulai. "Bagi mereka yang mau memulai, silahkan mulai. Kalau ada kendala dengan bahan, bisa dengan apa yang ada dulu. Jangan biarkan hal-hal negatif mempengaruhi pikiran Anda dan membuat Anda menyerah sebelum mencoba. Promosikan produk saja terlebih dahulu dan ketika sudah dapat costumer harus konsisten dengan rasa," pesannya ketika ditemui di kediamannya, Senin (6/10/2025)

Ia juga mengajak para pelaku UMKM pemula (newbie) untuk tidak takut berbagi dan saling mendukung. "Saya senang jika bisa saling mendukung untuk berkembang bersama karena lewat dukungan itu kita bisa saling memberkati usaha satu sama lain," tutupnya, memberikan semangat yang mendalam bagi ekosistem UMKM di Talaud.

(EP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....