Tren Camping Gunung Awu Naik, Pendaki Wajib Prosedur
- 06 Mei 2026 17:36 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Media sosial, khususnya TikTok, belakangan ini diramaikan dengan konten kemping dan pendakian di puncak Gunung Awu. Namun, tingginya minat healing ini tidak dibarengi dengan kesadaran prosedur pelaporan, padahal Gunung Awu saat ini sedang berada dalam status Waspada.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Awu, Didi Putra Bina, pada obrolan Spada Pro2 Rri Tahuna mengungkapkan kekhawatirannya terkait banyaknya pendaki, terutama dari luar daerah, yang mendaki tanpa koordinasi dengan pihak berwenang.Untuk menjamin keselamatan, ia mengimbau para pendaki untuk menyambangi Pos Pengamatan Gunung Awu yang berlokasi di area sekitar Rumah Sakit (belakang RSUD Liun Kendage) sebelum memulai perjalanan.
"Kami tidak melarang pendakian, namun kami mengingatkan. Lebih baik mampir dulu ke pos untuk menanyakan status terbaru. Jangan sampai sudah terjadi hal yang tidak diinginkan di atas, baru kita semua bingung. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," kata Didi, Rabu (6/5/2026).
Pihak Pos Pengamatan menekankan bahwa pelaporan bukan bertujuan untuk mempersulit, melainkan untuk memastikan para pendaki mengetahui batasan zona aman. Mengingat pendakian tetap ada setiap harinya, koordinasi antara pendaki dan petugas pengamat menjadi kunci mitigasi bencana.
Masyarakat diharapkan menjadi pendaki yang cerdas dengan tidak hanya mengejar keindahan visual di puncak, tetapi juga memahami risiko vulkanologi yang sedang terjadi. Pastikan untuk selalu menyiapkan rencana cadangan jika aktivitas gunung meningkat secara tiba-tiba. (Julfan)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....