Sangihe Sudah ada Dapur SPPG untuk Daerah 3T

  • 05 Feb 2026 18:16 WIB
  •  Tahuna

RRI. CO. ID, Tahuna - Koordinator MBG wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Monisye Lesawengen, mengatakan untuk kabupaten Sangihe sekarang sudah ada 7 dapur mandiri yang sudah berjalan sejak tahun 2025 sampai awal tahun 2026. 

Dapur ke delapan yang akan segera beroperasi. Khusus untuk kabupaten Sangihe sudah ada dapur SPPG untuk daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar yaitu ada 31 titik SPPG yang dikeluarkan surat keputusan oleh Badan Gizi Nasional.

"Dari 31 titik dapur 3 T tapi yang berprogres hanya ada 3 dapur di Hangke Beeng Darat dan Beeng laut. Sementara 28 titik masih menunggu investor yang mau bergabung," ucapnya. 

Menurut Ketua Komisi II DPRD Sangihe Max Pangimangen Wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe 95 persen laut selebihnya daratan. Pemerintah harus hadir di sana untuk di selaraskan dan mensukseskan program MBG. 

Sementara syarat untuk menjadi penyedia jasa benar-benar harus terpenuhi semua unsur dan formilnya maupun syarat syarat. Ketika menjangkau anak-anak pulau banyak pergumulan yang dihadapi soal transportasi laut untuk membawa bahan baku ke pulau harus dijaga standart dan sterilisasinya. 

"Jadi mulai cari petugas kerjanya sarana dan fasilitas perahunya untuk menunjang hal ini saya rasa ya sangat sulit namun pak Presiden berkata sampai ke ujung pelosok dunia Indonesia itu merupakan tanggungjawab pemerintah baik stakeholder yang ada dijajaran kementerian maupun kita yang ada di Kepulauan Sangihe," ujarnya. 

Ia mengajak eksekutif dan legislatif bahu membahu menunjang program MBG di daerah. 

Alasannya sebab tidak mungkin dan tidak. Dapat kita abaikan anak-anak kita yang aca di kepulauan. Justru mereka adalah beranda terdepan terluar dan tertinggal yang harus diperhatikan asupan gizi yang diberikan melalui program MBG. (Alex.D) 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....