Fungsi Pers Dalam Jurnalisme Warga Salah Satunya Mengedukasi

  • 10 Feb 2026 13:29 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sangihe, Fentje Janis, menyampaikan dinamika dari sebuah perkembangan membuat organisasi Pers tidak boleh gegabah dan masuk terlalu jauh ketika masyarakat mengedukasi diri dengan mempergunakan teknologi yang ada.  

"Bagi wartawan yang punya lisensi jurnalis dia bekerja betul di dalam lembaga-lembaga Pers. Fungsi kami Pers mengedukasi masyarakat, ketika ingin bergabung dengan kami di PPWI, kami memberikan edukasi tentang cara menulis dan etika. Karena dia ini (masyarakat) tidak bisa dibingkai dengan etika jurnalis secara langsung karena dia bukan jurnalis," ucapnya. 

Fentje mengatakan, Pers tidak bisa melarang masyarakat yang ingin memberikan informasi-informasi tapi konsekuensinya ditanggung sendiri. Kalau Pers pasti mengikuti etika-etika dasar, UKW dan sebagainya. 

"Tetapi bagi masyarakat yang independen kita hanya mengharapkan agar lebih dewasa mempergunakan teknologi sehingga tentunya ada hal-hal yang harus dan wajib dilakukan. Akan terjadi pinalti kalo dia salah ada Undang Undang yang mengikat," ujarnya.  

Ia juga mengatakan tantangan dalam dunia jurnalisme yaitu SDM dan pola berpikir. Adakalanya kemampuan untuk menggunakan teknologi sedikit lemah. 

"Sehingga kita berpikir bahwa apa yang ditulis untuk kepentingan pribadi tetapi tidak menyadari ketika di medsos semua melihat," katanya. 

Ia berpesan, harus ada kesadaran yang dibangun dalam masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, perlu ada pertanggungjawaban pribadi tentang etika dan moral dalam menggunakan media sosial sebagai alat kontrol bukan hanya melemahkan pihak pemerintah dan masyarakat itu sendiri.  (Herlien).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....