Damkar Sangihe Siaga di Tengah Keterbatasan
- 06 Feb 2026 10:56 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Sebanyak 33 personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Sangihe disiagakan untuk mengantisipasi musibah kebakaran. Personel tersebut didukung satu unit mobil pemadam kebakaran yang siap melakukan intervensi di lokasi kejadian.
Dalam operasionalnya, mobil damkar juga dibantu oleh satu unit mobil tangki milik PDAM serta 1 unit mobil dari BPBD. Ketika terjadi kebakaran dan mobil damkar sudah berada di lokasi, dua unit mobil pendukung tersebut akan bertugas menyuplai air guna mempercepat proses pemadaman.
Plt. Kepala Satpol PP dan Kebakaran Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wandu Labesi, S.Sos, menjelaskan bahwa 33 personel damkar dibagi ke dalam tiga shift. Masing-masing shift bertugas satu kali dalam 24 jam untuk memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga setiap waktu.
Menurut Wandu Labesi, kondisi armada dan sarana prasarana pemadam kebakaran di Sangihe masih sangat terbatas. Saat ini hanya tersedia satu unit mobil damkar, sementara upaya penambahan armada sudah lama diperjuangkan, termasuk melalui pengajuan proposal ke pemerintah provinsi hingga Kementerian Dalam Negeri, namun belum membuahkan hasil.
“Kemungkinan ini karena keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah, baik dari tingkat nasional hingga daerah,” ujar Wandu.
Ia juga mengungkapkan bahwa Alat Pelindung Diri (APD) petugas merupakan pengadaan tahun 2016 dan kondisinya sudah sangat memprihatinkan serta jumlahnya tidak lagi sesuai dengan kebutuhan personel.
Sepanjang tahun 2026, tercatat sudah terjadi tiga kali kebakaran di wilayah Sangihe. Sesuai SOP, mobil damkar tidak dapat mengisi tangki air secara penuh saat parkir karena dapat mempercepat kerusakan kendaraan. Selain itu, mobilisasi menuju lokasi kebakaran pada jam-jam sibuk juga kerap mengalami kendala.
Terkait ketersediaan hydrant, pihak damkar telah berkoordinasi dengan PDAM untuk penambahan dan perbaikan. Hydrant baru telah dipasang di Kantor Satpol PP dan sekitar rumah jabatan bupati, sementara hydrant yang tidak berfungsi juga sudah ditindaklanjuti.
Damkar Sangihe juga rutin melakukan sosialisasi ke kampung-kampung dan berharap dukungan penuh masyarakat, termasuk laporan cepat dari kapitalaung atau perangkat kampung, agar penanganan dan bantuan dapat segera diberikan saat terjadi kebakaran. (Arsitini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....