Bupati Sangihe Ingatkan Jemaat Enengpahembang Jaga Budaya Sakral Tulude

  • 05 Feb 2026 22:32 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Jemaat GMIST Pniel Enengpahembang melaksanakan acara adat Tulude Kamis, 5 Februari 2026.

Acara Tulude yang di gelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas berkat sepanjang tahun yang lalu, memohon perlindungan dan berkat untuk tahun yang baru, serta ajang mempererat tali persaudaraan dan gotong royong masyarakat khususnya di jemaat Pniel Enengpahembang.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dalam sambutannya menyampaikan tulude merupakan ruang perjumpaan batin yang sakral antara manusia dengan sesamanya, manusia dengan alam ciptaan tuhan, para leluhur serta manusia dengan sang pencipta.

Menurut Thungari didalam perayaan Tulude seluruh dimensi kehidupan di pertemukan dalam satu kesadaran iman dan budaya.

Ritual Manahulending Banua Oleh Pendeta Jun Salatu, S.Th.(Foto: Dokumentasi/Pendeta Jun Salatu)

Oleh sebab itu sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidup yang telah di lalui bersama sekaligus sebagai doa dan pengharapan bagi masa depan yang akan di songsong bersama.

Dalam semangat Tulude yang serat akan makna inilah, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi - tingginya kepada seluruh warga masyarakat Enengpahembang yang telah berpatisipasi aktif dalam perayaan hari Ulang Tahun ke - 601 Daerah Sangihe dan Upacara Adat Tulude 

"Gubernur dan tamu undangan saat menghadiri acara HUT Daerah dan Tulude merasa sangat tercengang memuji adat istiadat Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terlihat sakral suci,"kata Bupati Thungari. 

Ia berharap momentum ini dapat menjadi refleksi budaya dan iman sebagai ungkapan syukur yang tidak berkesudahan dalam perjalanan pembangunan daerah serta sebagai peneguhan harapan bagi masa depan Kabupaten Kepulauan Sangihe (Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....