Dituntut Kesigapan, Damkar Sangihe Tidak Ditunjang Pendukung Keselamatan

  • 05 Feb 2026 20:07 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Meskipun seharusnya menjadi gafda terdepan saat terjadi peristiwa kebakaran namun Kondisi operasional petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kabupaten Kepulauan5 Sangihe sangat memprihatinkan.

Betapa tidak dukungan armada serta ketiadaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai standar sangat minim dan  dinilai dapat mengancam keselamatan personel saat menjalankan tugas pemadaman dan penyelamatan (rescue).

Saat ini, Damkar Sangihe tercatat hanya memiliki dua set APD anti-panas, itu pun dalam kondisi yang sudah tidak layak pakai.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Sangihe, Wandu Labesi, mengakui keterbatasan sarana penunjang tersebut. 

Ia menuturkan bahwa pemenuhan APD merupakan kewajiban mutlak untuk menjamin keselamatan petugas, namun realisasinya terbentur masalah finansial daerah.

Kendala Anggaran Jadi Penghambat Utama pemenuhan sarana penunjang tersebut.

“Sebenarnya kami telah mengupayakan penganggarannya dalam RKA (Rencana Kerja dan Anggaran) untuk mendukung tugas Damkar," ucapnya.

Ia menjelaskan karena kondisi keuangan daerah yang terbatas, usulan tersebut belum dapat terpenuhi, meski begitu, personil  Damkar tetap berupaya maksimal dalam menjalankan tanggung jawab.

Dua Tahun Usulan Tanpa Respons Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pihak Damkar telah mengajukan alokasi anggaran peralatan dan perlengkapan personel selama dua tahun berturut-turut, termasuk melakukan koordinasi dengan pihak DPRD, Namun, hingga kini usulan tersebut belum membuahkan hasil.

Kondisi ini memicu keprihatinan luas dari masyarakat, melalui media sosial, warga menyayangkan minimnya perhatian pemerintah terhadap keselamatan petugas Damkar. (Anthon)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....