Peristiwa Kebakaran, Bukti Kesadaran Masyarakat Terhadap Bencana Minim

  • 05 Feb 2026 15:59 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID,Tahuna - Bencana terkadang terjadi di saat kita tidak siap dan tak terduga. Dalam menghadapi situasi seperti kebakaran, terutama kesadaran dan persiapan merupakan kunci utama. Untuk menghadapi setiap potensi bencana kebakaran, maka perlu simulasi  di lingkungan masyarakat untuk melatih individu dalam menghadapi situasi bahaya. Seperti proses evakuasi maupun cara memadamkan si jago merah.

Tokoh masyatakat Sangihe Nader Baradja menjelaskan dua  peristiwa  kebakaran diawal tahun 2026 seperti di rumah jabatan bupati, menunjukan edukasi dan standard oprasional prosedur (SOP) menjinakan si jago merah belum dikuasai instansi yang berwenang maupun masyarakat. 

"Saat mengadapi kebakaran kita selalu terkendala ketika mobil pemadam yang di pakai memadamkan api mengalami kekosongan air, sehingga menjadi perhatian bagi Pemerintah,"ujarnya.

Nader berharap pemerintah Daerah melalui Bupati Kepulauan Sangihe untuk dapat memberikan evaluasi khususnya brifing kepada petugas pemadam kebakaran.

"Sangat miris petugas pemadam kebakaran datang memadamkan api yang di anggap mati sendiri bukan dimatikan oleh petugas,"kata Nader.

Selain itu sangat di sayangkan ketika menghadapi situasi kebakaran banyak masyarakat yang bukannya membantu namun menjadi bahan tontonan yang di abadikan pada media sosial.(Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....